Isra Mi’raj, Pendakian Spiritual Untuk Meraih Kekuatan Dalam Menjalani Kehidupan

abdul mukti'

Jakarta-Dalam membangun tata kehidupan diperlukan modal spiritual agar manusia memiliki kekuatan dan stamina spiritual. Spiritualitas adalah fondasi peradaban utama yang jauh dari segala bentuk kemungkaran dan kebiadaban, hal tersebut menjadi makna dalam dari perjalanan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW.

Demikian disampaikan Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu’ti melalui sambungan telepon, Ahad (17/5). Abdul Mu’ti mengatakan, Isra Mi’raj adalah sebuah pendakian spiritual agar manusia memiliki kekuatan dalam menjalani kehidupan yang tidak ringan.  Secara historis, Nabi Muhammad SAW melaksanakan Isra Mi’raj pada tahun ke-11 dari kenabian. “Setahun sebelum Isra Mi’raj Nabi Muhammad mengalami musibah dengan wafatnya Khadijah dan Abu Thalib, dua orang yang sangat berjasa dalam perjuangan beliau. Setahun sesudahnya Nabi Muhammad melaksanakan Hijrah,”ungkapnya.

Lebih lanjut Abdul Mu’ti mengungkapkan, pada saat Isra Mi’raj  Nabi Muhammad menerima Wahyu shalat. Shalat membuat manusia senantiasa dekat kepada  Allah sehingga hidupnya terjaga dan terpelihara. “Shalat menggerakkan manusia untuk senantiasa berbuat baik  dan melakukan yang terbaik dalam semua hal. Inilah makna shalat dalam realitas kehidupan sekarang ini,”jelasnya. (muhammadiyah.or.id)

 

_____________________________________________________________________________________

Related Posts

Yunahar Ilyas: Pemblokiran Situs Islam, Jangan Salah Sasaran
Abdul Mu’ti: Umat Islam Jangan Terpancing Charlie Hebdo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>