Tokoh-Tokoh Penting Jadi Pemateri Pengkajian Ramadhan PP Muhammadiyah di Cirebon

IMG-20160603-0522980

 

CIREBON, Muhammadiyah mengukuhkan posisinya untuk sejalan dengan Indonesia sebagai Negara Pancasila. Hal ini mengikuti konsep Darul ‘Ahdi wa Syahadah yang dicetuskan pada Muktamar ke 47 di Makassar, 2015.

“Ini salah satu keputusan penting Muktamar,” ujar Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Abdul Mu’ti menyoal Indonesia sebagai Negara Kesepakatan dan Negara Kesaksian, saat rapat persiapan Pengkajian Ramadhan PP Muhammadiyah, di Cirebon, Jumat (3/6). Karena itu, Mu’ti menuturkan, dalam Pengkajin Ramadhan Kantor Jakarta pada 13-15 Juni 2016 di Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC), materi yang akan banyak dibahas yaitu tentang Negara Pancasila.

PP Muhammadiyah, Mu’ti mengatakan, menginginkan Negara Pancasila semakin utuh dirawat oleh segenap masyarakat Indonesia. Ini pun, menurut dia, perlu dipahami lebih dalam oleh para pimpinan Muhammadiyah baik di daerah maupun wilayah yakni dengan mengikuti Pengkajian Ramadhan tersebut.

Materi-materi Pengkajian Ramadhan pun telah disusun dan akan dibahas oleh pemateri dari tokoh-tokoh penting di Indonesia. Seperti Materi I yaitu tentang Negara Pancasila Sebagai Darul ‘Ahdi Wa Syahadah yang akan disajikan pada hari pertama. Materi ini direncanakan akan dibahas oleh Ketua PP Muhammadiyah, Hajriyanto Thohari MA, Sejarawan Prof. Anhar Gonggong, dan Wakil Ketua Majelis Dikti PP Muhammadiyah, Dr. Sudarnoto A. Hakim.

Kemudian pada hari selanjutnya, akan disajikan Materi II berjudul Dinamika Pancasila sebagai Dasar Negara Dalam Konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia. Untuk materi ini, akan diisi oleh tiga pemateri yaitu Ketua MPR RI, Dr. Zulkifli Hasan, Guru Besar Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Azyumardi Azra, dan Ketua PP Muhamamdiyah, Prof. Muhadjir Effendi.

Tak kalah pentingnya, judul yang diangkat dalam Materi III mengenai Tafsir Negara Pancasila sebagai Dar al-Ahd wa al-Syahadah: Perspektif Hukum dan Tata Negara. Materi III diagendakan akan dibawakan oleh Pakar Hukum, Dr. Zulkrnaen, Ketua Komisi Yudisial , Dr. Aidil Fitriciada Azhari, dan Mantan Ketua MK RI, Dr. Hamdan Zoelfa.

Materi selanjutnya, yaitu Materi IV direncanakan akan membahas Dinamika Implementasi Pancasila Sebagai Dasar Negara: Pengalaman Ormas Islam. Pemateri dalam  Materi IV akan disajikan oleh perwakilan dari beberapa Orgnisasi Islam besar di Indonesia seperti, Ketua Pengurus Besar Nahdatul Ulama (NU), Dr. KH. Marsudi Syuhud, Ketua PP Muhammadiyah, Prof. Dadang Kahmad, dan PP Persis, Prof. Maman Abdurrahman.

Setelah Materi IV akan dilanjutkan dengan Materi V yang diberi judul Aktualisasi Negara Pancasila sabagai Dar al-Ahd wa al-Syahadah: Sosial, Budaya, dan Pendidikan. Para ahli yang akan mengisi pada Materi V ini diantaranya, Dosen FISIP Pascasarjana UGM, Dr. Zuly Qodir, Pengamat Politik, Prof. Mochtar Pabottinggi, dan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Dr. Abdul Mu’ti. Setelah Materi V selesai, kemudian akan diputar Film Tjokroaminoto Guru Bangsa yang akan disaksikan bersama-sama peserta Pengkajian Ramadhan Kantor Jakarta.

Pada Hari Terakhir, direncanakan masih disediakan dua materi yaitu Materi VI dan Materi VII. Untuk bahasan Materi VI akan diangkat judul Aktualisasi Negara Pancasila sebagai Dar al-Ahd wa al-Syahadah: Perspektif Ekonomi dan Negara Kesejahteraan. Dalam materi ini, akan dikaji lebih dalam oleh pakar-pakar ekonomi yaitu staf ahli Menko PMK, Dr. Arif Budinanta, Ekonom Econict, Dr. Hendri Saparini, dan dari Bappenas, Dr. Amich al-Humami.

Materi VII yang merupakan materi terakhir dari Pengkajian Ramadhan 1437 H, diagendakan membahas Aktualisasi Negara Pancasila sabagai Dar al-Ahd wa al-Syahadah: Perspektif Politik dan Hukum. Tokoh-tokoh penting akan mengisi kajian terakhir ini diantaranya Ketua Dewan Nasional Pergerakan Indonesia Berkemajuan, Prof. Din Syamsudin, Ketua Umum ICMI, Prof Jimly Ash-Shiddiqie, dan Ketua PP Muhamamadiyah, Prof Bachtiar Effendi.

“Insya Allah, pembicara bisa memberikan wawasan yang luas,” kata Mu’ti berkomentar tentang tokoh-tokoh penting yang akan hadiri mengisi Pengkajian Ramadhan kali ini.(muhammadiyah.or.id)

 

__________________________________________________________________

Related Posts

Kenapa Dzikir dan Pikir Itu Penting, Ini Penjelasannya!
Pengajian Ramadhan PP Muhammadiyah : Kolaborasikan Pemikiran Pancasila sebagai Darul ‘Ahdi Wa Syahadah
Haedar Nashir Ketua Umum, Abdul Mu’ti Sekretaris Umum PP Muhammadiyah 2015-2020
Memajukan Ekonomi, Semangat ‘Aisyiyah Abad Kedua

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>