Haedar Nashir Berikan Hadiah Kalender Hijriah Global Tunggal ke Grand Syekh Al-Azhar

TVMU.TV - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir memberikan hadiah simbolik kepada Grand Syekh Al-Azhar Ahmed Al Tayyed berupa Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) saat silaturahmi ke Kantor PP Muhammadiyah Jakarta, Kamis (11/7).
Terkait hal ini, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti menjelaskan Kalender Hijriah Global Tunggal adalah sebuah ijtihad Muhammadiyah untuk menyatukan kalender di negara-negara muslim.
Dia menambahkan, pembuatan kalender tersebut juga bertujuan untuk bisa menyatukan para umat muslim untuk merayakan acara keagamaannya pada hari yang sama.
“Kalender itu dibuat masing-masing oleh negara-negara muslim dengan sistem yang berbeda-beda,” ungkap Mu'ti saat mendampingi Haedar Nashir.
Mu'ti pun berharap Kalender Hijriyah Global Tunggal ini bisa memberikan panduan bagi umat Islam dalam beribadah jangka panjang, bukan hanya di momen-momen tertentu saja.
“Ya misalnya kayak di kita kan, menjelang Ramadan ada sidang, menjelang Syawal ada sidang, menjelang ibadah ada sidang. Nah, dengan kalender Hijriyah Global Tunggal ini kita sudah bisa memberikan panduan kepada masyarakat kalau pada konteks Muhammadiyah, bagi warga Muhammadiyah untuk bisa menyiapkan berbagai hal menyangkut pelaksanaan ibadah itu berdasarkan kalender yang sudah kita berikan.” jelasnya.
Selain itu, Mu'ti juga menjelaskan bahwa sistem tersebut tidak jauh berbeda dengan sistem lama yang dipakai Muhammadiyah yaitu Fisab Hakiki Wujudzul Hilal.
“Karena basis dari Kalender Hijriyah Global Tunggal itu sama-sama fisab. Hanya mungkin kita menghitung fisab itu tidak seperti yang sekarang kita lakukan tapi sudah dalam jangka panjang.” sambungnya.
Sebelumnya, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mulai menggunakan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) pada 1 Muharram 1446 H atau Ahad, 7 Juli 2024 M.
Wakil Sekretaris Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Endang Mintarja mengatakan, perubahan ini juga menandai rekonstruksi Wujudul Hilal yang telah digunakan sebelumnya, beralih ke sistem KHGT yang mengadopsi hasil putusan Kongres Turki 2016.
VIDEO: Grand Syaikh Al Azhar Silaturahmi Ke PP Muhammadiyah
Comments (0)