UMS Laksanakan Pengabdian Turunkan Angka Stunting di Kelurahan Gilingan

TVMU.TV - Tim Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaksanakan Pengabdian Masyarakat dalam rangka menurunkan angka stunting di Kelurahan Gilingan.
Kegiatan yang dilaksanakan bersama kader PKK Kelurahan Gilingan ini bakal berlangsung selama 4 bulan, dimulai sejak Juni 2023 lalu. Sebagai langkah awal, sebanyak 20 kader PKK dari perwakilan 10 posyandu dibentuk menjadi Tim Guyub Tandang.
Dosen Pengabdian Masyarakat, Izzatul Arifah menyampaikan Pengabdian Masyarakat ini untuk menguatkan modal sosial masyarakat ini mengangkat filosofi kebersamaan dalam upaya penanggulangan masalah kesehatan.
"Ketika modal sosial yang dimiliki suatu masyarakat dibina dan dikelola sehingga dapat berkembang, diharapkan tercipta kemandirian masyarakat dalam menanggulangi masalah seperti stunting, dan juga masalah kesehatan lainnya," kata dia seperti dikutip dari laman resmi UMS, Jumat, (21/7).
Menurut Izzatul, tim PKM Pengabdian Masyarakat akan membina kader tim guyub tandang untuk mampu mengelola modal sosial yang bersumber dari masyarakat sebagai upaya pencegahan stunting pada anak di Kelurahan Gilingan.
Sementara itu, Luarah Gilingan, Priadi menilai perlunya keterlibatan mahasiswa dan perguruan tinggi dalam menyelesaikan masalah sosial di masyarakat, salah satunya stunting yang mana Kelurahan Gilingan menduduki peringkat pertama kasus tertinggi di Kota Surakarta.
"Tujuan dari dibentuknya tim Guyub Tandang, agar kader PKK memiliki keterampilan dalam melakukan intervensi pencegahan stunting di wilayahnya dan harapannya program dapat tetap berlanjut dikembangkan oleh tim yang telah kami bina meskipun tim pengabdian masyarakat sudah selesai melaksanakan pengabdiannya," ungkap Kepala Kelurahan Gilingan itu.
Adapun, Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Wulan Prasesti berharap kehadiran Tim Pengabdian Masyarakat PKM UMS, dapat membantu menyelesaikan permasalahan di masyarakat dan cita-cita bangsa menjadi negara zero stunting pada 2030 dan dapat terwujud.
"Sebagai agent of change sudah sepatutnya mengambil peran membantu menyelesaikan permasalahan di masyarakat. Kami mengetahui kejadian stunting pada anak dapat berdampak jangka panjang dan berpengaruh terhadap indeks pembangunan manusia," sebut Wulan.
VIDEO: Pesma UMS Dalam Audit Internasional ISO 2023
Comments (0)