Tim Unismuh Makassar dan Universiti Malaysia Sabah Terapkan Teknologi Aquaponik di Sandakan

Tim Unismuh Makassar dan Universiti Malaysia Sabah Terapkan Teknologi Aquaponik di Sandakan
Tim kolaborasi dari Fakultas Pertanian Unismuh Makassar dan Fakulti Pertanian Lestari Universiti Malaysia Sabah kembali melaksanakan program pengabdian masyarakat internasional pada 25-26 Mei 2024. Foto: Istimewa.

TVMU.TV - Tim kolaborasi dari Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar dan Fakulti Pertanian Lestari Universiti Malaysia Sabah kembali melaksanakan program pengabdian masyarakat internasional pada 25-26 Mei 2024.

Kegiatan kali berfokus pada penerapan teknologi aquaponik dan pelatihan pencatatan usaha di Aling Hidroponik Farm, Sandakan, Malaysia.

Ketua tim pengabdian, Syamsia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan keberdayaan petani di Sandakan.

"Dengan menerapkan teknologi aquaponik dan perencanaan usaha yang baik, kami berharap petani dapat meningkatkan produksi dan meraih keuntungan yang lebih besar," ujarnya dalam keterangannya, seperti dikutip tvMu, Rabu (29/5).

"Ucapan terima kasih diucapkan oleh tim pelaksana kepada Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah dan LP3M Unismuh yang telah mendanai kegiatan ini. Terima kasih juga kepada pimpinan Fakulti Pertanian Lestari Universiti Malaysia Sabah, atas fasilitas yang diberikan selama kegiatan berlangsung," tambah Syamsia.

Ia juga mengapresiasi Lembaga Pengembangan Bahasa, Kerja Sama dan Urusan Internasional (LPBKUI) Unismuh Makassar yang telah memfasilitasi pengurisan dokumen kerja sama.

Sekedar informasi, pengabdian internasional tersebut merupakan bagian dari Hibah Risetmu Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah.

Tim pelaksana kegiatan pengabdian melibatkan empat dosen dari dua perguruan tinggi Unismuh Makassar, yaitu Syamsia selaku dosen Program Studi Agroteknologi dan Asriyanti Syarif selaku dosen Program Studi Agribisnis. Dosen lainnya, Siti Suliza Salamat dan Ilmas Abdurofi dari Fakulti Pertanian Lestari Universiti Malaysia Sabah.

VIDEO: Irwan Akib Minta Pemerintah Perhatikan PTS