Irwan Akib Minta Kepala Madrasah Muhammadiyah Hapus Sikap Minder dan Inovatif

Irwan Akib Minta Kepala Madrasah Muhammadiyah Hapus Sikap Minder dan Inovatif
Ketua PP Muhammadiyah, Irwan Akib/ Foto: Istimewa.

TVMU.TV -  Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Irwan Akib, M.Pd., menegaskan bahwa kepala madrasah Muhammadiyah tidak boleh merasa rendah diri (minder) dan harus berani berinovasi guna membawa institusi pendidikan Islam menjadi lembaga yang unggul dan berkemajuan.

Pesan dan motivasi kepemimpinan tersebut disampaikan Irwan Akib saat membuka rangkaian Pendidikan Khusus Kepala Madrasah (Diksuskamad) Muhammadiyah Wilayah Jawa Tengah Ke-2 yang berlangsung di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, pada Jumat, 17 Oktober 2026.

Kegiatan Diksuskamad yang berlangsung pada 15–18 Oktober 2026 ini diselenggarakan oleh Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen PNF) PP Muhammadiyah bekerja sama dengan Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan kepala madrasah jenjang RA/BA, MI, MTs, hingga MA.

Dalam arahannya, Irwan mengibaratkan peran kepala madrasah seperti nakhoda kapal pinisi yang harus lihai membaca arah angin, adaptif terhadap perubahan zaman, dan berani mengambil keputusan strategis di tengah keterbatasan.

“Jangan sampai muncul perasaan minder hanya karena kita memimpin madrasah, bukan sekolah. Kalau perasaan itu terus dipelihara, jangan berharap akan ada perubahan,” ujar Irwan Akib di Karanganyar.

Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Makassar ini menekankan bahwa antara madrasah dan sekolah umum tidak memiliki perbedaan derajat karena sama-sama mengemban amanat konstitusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Irwan mendorong seluruh peserta agar memiliki orientasi jangka panjang dalam membina anak didik sehingga mampu melahirkan lulusan berdaya saing global.

“Tugas kita adalah bagaimana mengubah anak-anak yang semula seperti pasir menjadi mutiara. Prosesnya memang tidak mudah, tetapi bisa dilakukan kalau kita memiliki semangat untuk itu. Hilangkan keluhan, hadirkan ketulusan. Ketulusan harus disertai kerja nyata,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah sekaligus Direktur Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan Kemendikdasmen RI, Dr. Iwan Junaedi, M.Pd., mendesak agar alumni Diksuskamad segera mengeksekusi Rencana Tindak Lanjut (RTL) di madrasah masing-masing.

“Setelah Diksuskamad ini harus segera melakukan rencana tindak lanjut dari yang sudah disiapkan di Diksuskamad ini. Apa yang menjadi prioritas di tahun 2026 ini sehingga kemudian dapat menjadikan madrasah Muhammadiyah kita unggul dan berkemajuan,” tandas Iwan Junaedi.