Muhadjir Effendy Minta Daerah Bikin Terobosan Ekonomi Berbasis Sektor Riil
TVMU.TV - Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P., meminta seluruh pimpinan wilayah maupun daerah untuk melahirkan terobosan ekonomi berbasis potensi lokal guna memperkuat jaringan bisnis Persyarikatan di sektor riil.
Pesan strategis tersebut disampaikan Muhadjir saat memberikan pengarahan dalam agenda Silaturahmi dan Regional Meeting Muhammadiyah se-Sumatera yang berlangsung pada Sabtu, 20 September 2026.
Muhadjir menekankan bahwa model pertumbuhan ekonomi Muhammadiyah berbeda dengan kelompok konglomerat. Muhammadiyah tumbuh secara organik dari bawah (bottom-up), sehingga membutuhkan prinsip kehati-hatian dalam mengukur risiko investasi (risk appetite).
“Maka Muhammadiyah harus bisa mengukur risk appetite. Umur Muhammadiyah yang panjang, salah satunya karena kehati-hatiannya. Ia tahu kapan mempercepat lari, kapan mengambil napas, dan mengatur ritme agar sampai tujuan dengan tepat,” ungkap Muhadjir.
Menurutnya, optimalisasi sektor riil menjadi pilihan paling rasional bagi Muhammadiyah. Keberadaan ratusan rumah sakit, puluhan ribu sekolah, serta ratusan perguruan tinggi milik Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dapat dikapitalisasi menjadi pasar internal yang mandiri dan saling menguatkan.
Sebagai bentuk konkret, Muhadjir mencontohkan langkah Muhammadiyah yang saat ini tengah membangun pabrik cairan infus mandiri guna memenuhi kebutuhan jaringan rumah sakit milik organisasi.
“Untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit, Muhammadiyah membangun pabrik infus. Dalam setahun, kebutuhan itu mencapai 16 hingga 18 juta botol, jika 10 hingga 40 persen saja bisa dipenuhi dari produk sendiri, itu sudah sangat bagus,” jelas Muhadjir.
Di samping sektor medis, mantan Menko PMK ini mengimbau agar sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) warga Muhammadiyah diserap ke dalam jaringan bisnis ritel modern. Langkah pembenahan kemasan dan kemitraan jejaring dinilai krusial agar produk lokal mampu bersaing di pasar umum.
“Itulah sebabnya, daerah-daerah perlu untuk memunculkan terobosan-terobosan yang kemudian berjejaring satu sama lain,” pungkasnya.
