Panitia Muktamar ke-49 Muhammadiyah dan 'Aisyiyah Gelar Konsolidasi di Medan

Panitia Muktamar ke-49 Muhammadiyah dan 'Aisyiyah Gelar Konsolidasi di Medan
Panitia Penerima Muktamar ke-49 Muhammadiyah dan ’Aisyiyah menggelar rapat konsolidasi di Gedung Dakwah Muhammadiyah Sumatera Utara, Medan, Selasa (29/9). Foto: tvMu.

TVMU.TV - Panitia Penerima Muktamar ke-49 Muhammadiyah dan ’Aisyiyah menggelar rapat konsolidasi di Gedung Dakwah Muhammadiyah Sumatera Utara, Medan, Selasa (29/9).

Langkah ini dilakukan guna memantapkan pembagian tugas serta menuntaskan berbagai kebutuhan teknis jelang perhelatan akbar lima tahunan yang dijadwalkan berlangsung pada November 2027.

Rapat konsolidasi ini dipimpin langsung oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Hasyimsyah Nasution, MA, dan diikuti oleh sekitar 32 panitia inti.

Agenda ini memfokuskan pembahasan pada perubahan susunan kepanitiaan, perluasan jumlah personel, pembagian tugas teknis, hingga pengaktifan sekretariat kepanitiaan untuk mempercepat alur koordinasi.

Hasyimsyah meminta seluruh panitia yang telah menerima Surat Keputusan (SK) dari Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah untuk bekerja secara maksimal. Ia menargetkan agar seluruh persiapan utama dapat tuntas setidaknya tiga bulan sebelum pelaksanaan Muktamar.

Sementara itu, Ketua Panitia Penerima Muktamar ke-49, yang juga Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim, M.Pd., menegaskan pentingnya percepatan kinerja panitia mengingat waktu efektif persiapan teknis tersisa kurang lebih 14 bulan Menurutnya, konsolidasi ini merupakan bentuk tindak lanjut atas arahan Ketua Umum PP Muhammadiyah agar panitia penerima bergerak lebih cepat.

Akrim menjelaskan, beberapa kebutuhan utama yang tengah dikejar pengerjaannya meliputi rencana skema acara pembukaan, penyediaan fasilitas penginapan bagi peserta maupun penggembira, transportasi, keamanan, layanan kesehatan, event kehidupan islami, bazar, expo, hingga publikasi dan syiar Muktamar.

"Melihat beban kerja dan kebutuhan teknis yang sangat besar, kita perlu melakukan penambahan jumlah personel kepanitiaan dari SK awal yang baru diisi 32 orang Koordinasi intensif, baik secara internal maupun eksternal dengan pihak pemerintah daerah, juga harus segera ditingkatkan," jelasnya. (Saiful Hadi/ Defaninda)