Rakornas Dikdasmen PNF 2026, Didik Suhardi Ungkap Siswa Muhammadiyah Naik 5,1 Persen Tembus 1,1 Juta

Rakornas Dikdasmen PNF 2026, Didik Suhardi Ungkap Siswa Muhammadiyah Naik 5,1 Persen Tembus 1,1 Juta
Ketua Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah, Dr. H. Didik Suhardi, Ph.D., saat memberikan pengarahan dalam Rakornas Sekolah/Madrasah Muhammadiyah Unggul 2026 di BBPPMPV Bisnis dan Pariwisata, Depok, Jawa Barat, Senin (28/9). Foto: Istimewa.

TVMU.TV - Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen PNF) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mencatat lonjakan signifikan jumlah peserta didik sebesar 5,1 persen pada tahun ajaran 2026, dengan total mencapai 1.123.083 siswa di seluruh Indonesia.

Capaian positif berdasarkan data Data Pokok Pendidikan (Dapodik) tersebut dipaparkan oleh Ketua Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah, Dr. H. Didik Suhardi, Ph.D., saat memberikan pengarahan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Sekolah/Madrasah Muhammadiyah Unggul 2026 di BBPPMPV Bisnis dan Pariwisata, Depok, Jawa Barat, pada Senin, 28 September 2026.

Didik mengungkapkan bahwa pertumbuhan 5,1 persen ini melompat tajam dibandingkan persentase kenaikan tahun sebelumnya yang berada di angka 1,14 persen. Namun, ia mengingatkan seluruh pimpinan sekolah agar tidak cepat berpuas diri di tengah makin ketatnya persaingan institusi pendidikan nasional.

“Ketika sudah menjadi sekolah unggul, tentu yang harus kita lakukan adalah kita tidak boleh masuk ke zona aman atau comfort zone. Tahun ini kita bisa 5,1 persen. Artinya kerja keras dari Bapak Ibu, kerja keras dari kita semua, hasilnya bisa kita lihat sekarang ini,” ujar Didik di Depok.

Pertumbuhan kuantitas tersebut berbanding lurus dengan raihan prestasi. Sebanyak 9.720 siswa sekolah Muhammadiyah tercatat menorehkan prestasi di tingkat nasional. Di kancah global, sejumlah siswa Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah kini tengah dipersiapkan bertanding dalam International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) 2026 yang diikuti peserta dari 23 negara.

“Saya berharap dari IMSO ini nanti ada prestasi-prestasi yang menggembirakan, mulai dari medali emas, medali perak, medali perunggu. Tentu kami mohon doa dari Bapak Ibu,” tutur Didik.

Guna menjaga konsistensi mutu, Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah menggulirkan program strategis berupa digitalisasi pembelajaran, penyusunan buku MIPA dan IPS bilingual, penguatan kurikulum ISMUBA (Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab), serta reformasi perbukuan berprinsip 3M (Mutu, Murah, dan Merata).

“Prinsip perbukuan itu bermutu, murah, dan merata. Buku-buku kita susun dengan memangkas rabat berlebih agar harganya jauh lebih terjangkau bagi orang tua siswa, tanpa mengorbankan kualitas maupun dukungan operasional persyarikatan,” tegas Didik memungkas keterangannya.