Saad Ibrahim Minta Kader Pemuda Muhammadiyah Kuasai Teknologi dan Jangan Manfaatkan Organisasi

Saad Ibrahim Minta Kader Pemuda Muhammadiyah Kuasai Teknologi dan Jangan Manfaatkan Organisasi
Ketua PP Muhammadiyah, Kiai Saad dalam pembukaan agenda Melati Paripurna Pemuda Muhammadiyah di Ashley Hotel, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Kamis, 15 Oktober 2026. Foto: Istimewa.

TVMU.TV - Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Dr. H. M. Saad Ibrahim, M.A., menegaskan pentingnya menempas generasi muda Muhammadiyah agar siap memegang kepemimpinan global melalui penguasaan ilmu pengetahuan, sains, teknologi, serta integritas pengabdian yang murni.

Pesan kebangsaan dan keislaman tersebut disampaikan Kiai Saad dalam pembukaan agenda Melati Paripurna Pemuda Muhammadiyah yang bertempat di Ashley Hotel, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Kamis, 15 Oktober 2026.

Dalam amanatnya, Kiai Saad mengulas rekam jejak sejarah Islam saat Nabi Muhammad SAW menunjuk Usamah bin Zaid sebagai panglima perang di usia 17–18 tahun. Menurutnya, hal itu menjadi bukti historis bahwa pemuda memiliki kapasitas memikul tanggung jawab peradaban besar jika ditempa dengan iklim kepercayaan yang tepat.

“Kekuatan Islam pada masa mendatang akan ditentukan oleh para pemuda,” tegas Kiai Saad Ibrahim di Jakarta.

Mantan Ketua PWM Jawa Timur ini menekankan bahwa kejayaan bangsa masa depan tidak lagi ditentukan oleh supremasi militer semata, melainkan oleh keunggulan penguasaan sains dan teknologi. Oleh karena itu, kader muda Muhammadiyah dituntut memiliki visi global yang melampaui sekat-sekat domestik.

Di sisi lain, Kiai Saad mewanti-wanti seluruh kader Pemuda Muhammadiyah agar tidak menjadikan Persyarikatan sebagai alat batu loncatan demi memburu jabatan politik maupun keuntungan pragmatis pribadi.

“Yang benar adalah gunakan diri kita ini untuk Muhammadiyah,” ujar Kiai Saad.

Ia menegaskan bahwa posisi strategis di ranah publik maupun politik harus didedikasikan sepenuhnya sebagai sarana dakwah memperluas kemaslahatan umat dan bangsa, bukan sebaliknya memanfaatkan nama besar Muhammadiyah untuk kepentingan kekuasaan semata.

Melalui forum Melati Paripurna ini, Pimpinan Pusat Muhammadiyah berharap Pemuda Muhammadiyah mampu melahirkan kepemimpinan yang berkarakter, adaptif terhadap arus teknologi, serta berdaya saing di kancah internasional.