Tanggapi Survei CELIOS, Haedar Nashir Minta Pemerintah Buat Kebijakan yang Bikin Masyarakat Tenang

Tanggapi Survei CELIOS, Haedar Nashir Minta Pemerintah Buat Kebijakan yang Bikin Masyarakat Tenang
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir/ Foto: Istimewa.

TVMU.TV - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si., mengingatkan pemerintah agar setiap kebijakan publik yang diterbitkan tidak sekadar berorientasi pada pemenuhan target program, melainkan wajib menciptakan kenyamanan psikologis serta kesehatan mental bagi masyarakat.

Pesan dan arahan kebangsaan tersebut disampaikan Haedar Nashir saat memberikan keterangan resmi kepada media usai menyampaikan Amanah dalam Resepsi Milad ke-35 Universitas 'Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta di Hall Walidah Dahlan, Kabupaten Sleman, D.I. Yogyakarta, pada Rabu, 14 Oktober 2026.

Pernyataan Haedar tersebut merespons langsung temuan survei Center of Economic and Law Studies (CELIOS) yang mencatat sebanyak 75 persen responden dari kalangan masyarakat umum mengaku mengalami stres akibat dampak berbagai kebijakan pemerintah.

Haedar menilai hasil riset tersebut harus dijadikan cermin dan bahan evaluasi kritis bagi para pengambil kebijakan di tingkat pusat maupun daerah agar mau memperbaiki formulasi aturan yang dinilai memberatkan warga.

“Kalau ada yang keliru, yang tidak tepat, ya diperbaiki. Tidak ada salahnya memperbaiki,” ujar Haedar Nashir di Yogyakarta.

Selain mendesak adanya evaluasi substansi aturan, Haedar menggarisbawahi krusialnya transparansi dan perbaikan komunikasi publik. Pemerintah diminta aktif menjelaskan latar belakang, tujuan, serta sasaran kebijakan secara terbuka guna menghindari distorsi informasi.

Ia menambahkan bahwa pemanfaatan kanal komunikasi digital dan media sosial secara inklusif dapat menjadi sarana efektif dalam menjembatani aspirasi masyarakat dengan narasi pemerintah.

“Sekarang kan lebih mudah, ada media sosial. Jadi saya yakin ini menjadi bagian penting dari kita, karena itu juga kan menyangkut kesehatan mental bangsa,” jelasnya.

Melalui momentum Milad ke-35 UNISA Yogyakarta ini, Haedar berharap tata kelola pemerintahan ke depan dapat menyelaraskan antara efektivitas eksekusi program dan iklim sosial-psikologis bangsa yang aman, tenang, dan kondusif.