Tekankan Leadership Resilience, Hilman Latief Buka Pelatihan PusdiklatMu Batch IV
TVMU.TV - Pusat Pendidikan dan Latihan Muhammadiyah (PusdiklatMu) mengukuhkan komitmennya dalam mencetak para pemimpin masa depan melalui penyelenggaraan Pelatihan High Impact Leader and Manager Batch IV di Hotel Grand Rohan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada 8–9 Oktober 2026.
Hingga angkatan keempat ini, program pengembangan kapasitas kepemimpinan tersebut telah meluluskan lebih dari 100 alumni lintas sektor, mulai dari pimpinan sekolah, Perguruan Tinggi Muhammadiyah-’Aisyiyah (PTMA), Badan Usaha Milik Muhammadiyah (BUMM), hingga jajaran korporasi swasta dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Bendahara Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Hilman Latief, Ph.D., menekankan pentingnya leadership resilience atau ketangguhan adaptif kepemimpinan untuk memastikan keberlanjutan misi organisasi di tengah era disrupsi.
“Saya ingin mengangkat satu isu tentang ketahanan dalam kepemimpinan, karena kita semua punya tanggung jawab. Ada tanggung jawab yang sifatnya personal dan ada juga yang sifatnya kolektif,” ujar Hilman Latief di Yogyakarta.
Hilman mengingatkan bahwa kepemimpinan yang tangguh tidak boleh bertumpu pada satu figur semata, melainkan wajib ditopang oleh sistem kerja yang terstruktur dan budaya organisasi yang akuntabel.
“Sebetulnya pemimpin-pemimpin itu harus mau mendesain sesuatu yang akan menjadi capaian organisasi di tempatnya sendiri,” tegas Hilman.
Di samping itu, Hilman mendorong para eksekutif dan manajer lembaga untuk mengikis mindset keterbatasan anggaran yang kerap membelenggu kreativitas dan inovasi program.
“Karena itu, gagasan yang inovatif menjadi penting buat Anda. Jadi, Anda salah kalau selalu berpikir uang segala-galanya. Jangan sampai itu menutup kreativitas orang,” kata Hilman.
Sementara itu, Direktur PusdiklatMu, Dra. Sarjilah, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan para peserta dan memastikan bahwa modul pelatihan seperti LEGO Leadership Simulation, Building High Performance Team, serta Change Leadership Simulation akan terus disempurnakan pada angkatan berikutnya.
Rangkaian pelatihan intensif selama dua hari ini diakhiri dengan penyusunan Personal Leadership Blueprint dan Individual Action Plan sebagai panduan praktis akselerasi kinerja di instansi masing-masing.
