Abdul Mu’ti Apresiasi Semangat Tinggi Berderma Warga Persyarikatan

Mendikdasmen sekaligus Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti mengapresiasi semangat tinggi berderma yang dimiliki warga Persyarikatan.

Abdul Mu’ti Apresiasi Semangat Tinggi Berderma Warga Persyarikatan
Mendikdasmen sekaligus Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti dalam Resepsi Milad ke-23 Lazismu di Kantor PP Muhammadiyah Jakarta, Rabu (23/7). Foto: Tangkap layar YouTube tvMu Channel.

TVMU.TV - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) sekaligus Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Abdul Mu’ti mengapresiasi semangat tinggi berderma yang dimiliki warga Persyarikatan.

Hal itu disampaikan Mu’ti dalam Resepsi Milad ke-23 Lazismu di Kantor PP Muhammadiyah Jakarta, Rabu (23/7).

Menurut dia, semangat berderma ini terlihat mencolok di berbagai ajang atau agenda yang diselenggarakan di lingkungan Muhammadiyah, yaitu melalui ajakan berinfak dalam setiap agenda persyarikatan.

“Di situlah kehebatan orang Muhammadiyah itu, senantiasa memberi, senantiasa berderma, karena meyakini bahwa harta yang kita infakkan di jalan Allah itu menimbulkan berkah dan juga ketenangan dalam kehidupan,” kata Mu'ti.

Mu'ti, menambahkan, hal ini merupakan pengkristalan warga Muhammadiyah dalam memahami ayat-ayat dalam Al Qur’an yang memerintahkan untuk berderma. Selain itu, ketenangan hidup bagi penderma juga diungkap oleh Azim Jamal dan Harvey MacKinnon dalam The Power of Giving.

Dikatakan Mu'ti, semangat memberi yang telah dijalankan oleh warga Persyarikatan Muhammadiyah ini ternyata selaras dengan semangat yang dimiliki oleh masyarakat modern. Menurutnya, saat ini tak sedikit pengusaha-pengusaha besar membuat gerakan filantropi.

“Karena itu maka berbagi, bersedekah sekarang tidak hanya menjadi bagian dari panggilan agama, tetapi dalam beberapa hal telah menjadi bagian dari gaya hidup, bagian dari mungkin kita bisa menyebut sebagai new culture,” ungkap Mu’ti.

Sebagai gaya hidup dan budaya baru dalam sebuah masyarakat modern, lanjut Mu'ti, berderma merupakan semangat untuk menciptakan kebahagiaan bersama dan kesejahteraan bagi semuanya.

Maka dari itu, Mu’ti menilai semangat menyalurkan ZISWAF ini harus diarusutamakan tidak hanya sebagai panggilan iman, tapi menjadi bagian dari sebuah gerakan kebudayaan yang tanpa sekat – tanpa batas.

Kemudian semangat ini harus dikonsolidasikan, sehingga berderma memberikan efek yang nyata dan besar dalam menumbuhkan ekonomi, berbagi kebahagiaan, serta meningkatkan kesejahteraan bagi semua.