Buka FGD Materi Muktamar ke-49 Muhammadiyah, Abdul Mu’ti Dorong Permusyawaratan Tertib dan Jadi Teladan Nasional
TVMU.TV - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah berkomitmen menjadikan gelaran Muktamar ke-49 Muhammadiyah sebagai perhelatan persyarikatan yang tertib, efisien, serta menjadi teladan nasional bagi organisasi kemasyarakatan lainnya dalam menjalankan tradisi permusyawaratan.
Komitmen tersebut ditegaskan oleh Sekretaris Umum PP Muhammadiyah sekaligus Ketua Steering Committee (SC) Muktamar ke-49 Muhammadiyah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Materi Muktamar ke-49 di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Bojongsari, Depok, Jawa Barat, pada Sabtu, 3 Oktober 2026.
Mu'ti memaparkan bahwa rekam jejak Muhammadiyah dalam mengelola permusyawaratan yang tertib dan teratur selalu menjadi perhatian serta percontohan bagi berbagai institusi luar. Oleh karena itu, integritas tata kelola forum Muktamar ke-49 harus dijaga dan ditingkatkan.
“Nama baik yang sudah kita miliki sekarang ini dengan berbagai pengalaman kita bermusyawarah, mudah-mudahan bisa kita terus pertahankan, bahkan bisa kita tingkatkan lagi,” ujar Abdul Mu’ti di Depok.
Ia menambahkan, keteraturan forum permusyawaratan berbanding lurus dengan efisiensi pembahasan agenda strategis organisasi. Mu'ti merancang agar penyusunan draf materi Muktamar ke-49 diselesaikan lebih awal dan didistribusikan kepada seluruh peserta sebelum forum persidangan dimulai agar dapat dipelajari secara mendalam.
Melalui kematangan penyiapan draf risalah dan disiplin permusyawaratan tersebut, Muhammadiyah optimistis Muktamar ke-49 tidak hanya menghasilkan keputusannya yang visioner, tetapi juga mengukuhkan standar tinggi dalam budaya berorganisasi di Indonesia.
