Muhammadiyah dan Jamia Binoria Bahas Kerja Sama Pendidikan Islam Internasional
TVMU.TV - Muhammadiyah dan Jamia Binoria Al-Alamia dari Karachi, Pakistan, membahas peluang penguatan kerja sama internasional di bidang pendidikan Islam, dakwah moderat, dan pengembangan jaringan alumni. Pertemuan yang berlangsung pada 4 Oktober 2026 di Kantor Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Jakarta ini menjadi ruang untuk menjajaki kolaborasi akademik sekaligus memperkuat kontribusi lembaga pendidikan Islam bagi masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua PP Muhammadiyah, Syafiq A. Mughni memaparkan kiprahnya sejak berdiri pada 1912 dalam mengembangkan pendidikan, kesehatan, dan pelayanan sosial. Melalui berbagai amal usahanya, Muhammadiyah telah membangun jaringan pendidikan dan layanan kesehatan yang luas di Indonesia, mulai dari sekolah hingga perguruan tinggi dan rumah sakit.
Sementara itu, Jamia Binoria Al-Alamia menjelaskan perannya sebagai lembaga pendidikan Islam internasional yang berdiri pada 1978. Lembaga yang berpusat di Karachi tersebut memiliki sekitar 5.000 mahasiswa dari lebih dari 60 negara, termasuk sekitar 200 mahasiswa asal Indonesia.
Pendidikan di Jamia Binoria mencakup ilmu-ilmu keislaman, Al-Qur’an, hadis, serta ilmu pengetahuan modern. Cakupan tersebut menjadi salah satu aspek yang dibahas dalam pertemuan, terutama dalam melihat peluang pengembangan pendidikan Islam yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat di tengah perubahan zaman.
Bahas Kolaborasi Akademik dan Dakwah Moderat
Selain bertukar informasi mengenai profil dan kiprah masing-masing lembaga, Muhammadiyah dan Jamia Binoria membahas peluang kolaborasi akademik serta penguatan jaringan alumni. Kerja sama tersebut diharapkan dapat membuka ruang pertukaran pengetahuan dan mempererat hubungan kelembagaan antara Indonesia dan Pakistan.
Kedua pihak juga menekankan pentingnya dakwah yang moderat, seimbang, dan kontekstual. Pendekatan ini dinilai relevan bagi lembaga pendidikan Islam dalam menjalankan peran keagamaan sekaligus merespons persoalan sosial yang berkembang di masyarakat.
Pertemuan tersebut turut menegaskan komitmen lembaga pendidikan Islam untuk berkontribusi terhadap perdamaian dan kemajuan masyarakat. Melalui pendidikan dan dakwah, hubungan antarlembaga diharapkan tidak hanya memperkuat jejaring internasional, tetapi juga mendorong lahirnya kontribusi nyata bagi umat.
Sebagai tindak lanjut, delegasi Jamia Binoria dijadwalkan menghadiri simposium di Jakarta pada 7 Oktober 2026 bersama para alumni asal Indonesia. Agenda tersebut menjadi kesempatan untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat hubungan antara Jamia Binoria, para alumninya, dan jejaring kelembagaan di Indonesia.
