Muhammadiyah dan Pinhantanas Jajaki Kerja Sama Ketahanan Energi, Digital, dan Pengembangan SDM
TVMU.TV - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menjajaki kerja sama strategis dengan Perkumpulan Industri Pertahanan Swasta Nasional (Pinhantanas) dalam bidang ketahanan energi, transformasi digital, serta pengembangan sumber daya manusia (SDM). Peluang kolaborasi tersebut dibahas dalam pertemuan di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, Rabu (5/8/2026).
Pertemuan dipimpin Ketua PP Muhammadiyah Muhadjir Effendy bersama Ketua Harian Pinhantanas Mayjen TNI (Purn) Jan Pieter Ate. Dialog membahas berbagai potensi sinergi untuk memperkuat ketahanan nasional melalui kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan dan dunia industri.
Dalam pertemuan tersebut, Pinhantanas memaparkan pengalaman dan jejaring yang dimiliki di berbagai sektor, mulai dari energi terbarukan, panel surya, baterai, teknologi digital, hingga industri pertahanan. Pengalaman tersebut diharapkan dapat dikolaborasikan dengan Muhammadiyah dalam mendukung berbagai program pembangunan nasional.
Ketua Harian Pinhantanas menilai Muhammadiyah memiliki modal besar sebagai mitra strategis karena didukung jaringan amal usaha yang luas, mulai dari lembaga pendidikan, rumah sakit, masjid, hingga institusi sosial yang tersebar di berbagai daerah.
“Muhammadiyah adalah lembaga yang sangat kuat di bidang pendidikan mulai dari paling dasar sampai paling tinggi. Karena itu, human resources yang ada di jajaran Muhammadiyah adalah aset bangsa yang harus kita scale up,” ujarnya.
Salah satu peluang kerja sama yang dibahas adalah penerapan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) melalui skema zero export, yaitu sistem yang memanfaatkan energi surya tanpa menyalurkan kelebihan listrik ke jaringan umum. Model ini dinilai dapat meningkatkan efisiensi energi di berbagai fasilitas milik Muhammadiyah, seperti sekolah, perguruan tinggi, rumah sakit, dan amal usaha lainnya.
Selain sektor energi, kedua pihak juga mendiskusikan penguatan sistem digital, pengelolaan data, serta peningkatan kapasitas SDM sebagai bagian dari transformasi kelembagaan.
Menanggapi tawaran tersebut, Ketua PP Muhammadiyah Muhadjir Effendy menyambut positif peluang kolaborasi dan menegaskan bahwa Muhammadiyah akan melakukan kajian lebih lanjut terhadap program-program yang dinilai sejalan dengan arah pengembangan Persyarikatan.
“Nanti akan kita buat semacam task force agar pihak Muhammadiyah dan juga dari pihak Pinhantanas menindaklanjuti apa saja yang kira-kira bisa dikerjakan secara bersama, yang lebih komprehensif daripada yang sekarang. Pertemuan-pertemuan ini masih dalam tahap pemanasan yang mudah-mudahan nantinya bisa ditindaklanjuti,” ujar Muhadjir.
Sebagai tindak lanjut, kedua belah pihak sepakat melanjutkan komunikasi dan pembahasan teknis melalui pembentukan task force bersama. Tim tersebut diharapkan menyusun program-program konkret yang dapat diimplementasikan secara bertahap sesuai kebutuhan dan potensi masing-masing pihak.
Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya memperkuat tata kelola energi dan digital di lingkungan Muhammadiyah, tetapi juga mendukung pengembangan SDM yang mampu berkontribusi terhadap pembangunan nasional dan penguatan ketahanan bangsa.
