PLN UID Jakarta Raya Catat Pertumbuhan Listrik 10,27 Persen, Andy Acha Raih Energy Executive Award 2026

PLN UID Jakarta Raya Catat Pertumbuhan Listrik 10,27 Persen, Andy Acha Raih Energy Executive Award 2026
General Manager PT PLN (Persero) UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, usai menerima Energy Executive Award 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Rabu (22/7). Foto: PLN UID Jakarta Raya.

TVMU.TV - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya mencatatkan pertumbuhan kinerja positif sepanjang semester pertama 2026. Selain berhasil meningkatkan penjualan tenaga listrik, PLN UID Jakarta Raya juga memperoleh pengakuan nasional melalui penghargaan Energy Executive Award 2026 yang diterima General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin.

Penghargaan bertajuk Leadership Excellence in Driving Electric Mobility Infrastructure and Consumer Engagement tersebut diberikan dalam ajang yang diselenggarakan Majalah Listrik Indonesia di Assembly Hall Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Capaian tersebut sejalan dengan keberhasilan PLN UID Jakarta Raya dalam mempercepat transformasi sektor kelistrikan melalui inovasi layanan, pengembangan ekosistem kendaraan listrik, serta perluasan infrastruktur ketenagalistrikan di Ibu Kota.

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, mengatakan transformasi perusahaan dilakukan untuk menjawab perubahan kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung transisi energi bersih.

“Strategi utama kami adalah bertransformasi dari sekadar penyedia listrik menjadi fasilitator gaya hidup ramah lingkungan. PLN selalu memastikan bahwa infrastruktur mobilitas listrik dapat diakses dengan mudah oleh seluruh warga Jakarta,” ujar Andy.

Kinerja bisnis PLN UID Jakarta Raya juga menunjukkan tren positif. Hingga Juni 2026, penjualan tenaga listrik mencapai 3.411 gigawatt hour (GWh) atau melampaui target sebesar 3.301 GWh. Realisasi tersebut tumbuh 10,27 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat 3.093 GWh.

Menurut Andy, pertumbuhan tersebut mencerminkan meningkatnya aktivitas ekonomi sekaligus percepatan pemanfaatan energi modern di Jakarta.

“Pencapaian melampaui target di pertengahan tahun ini merupakan sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi Jakarta. Pertumbuhan ini menjadi representasi nyata dari geliat perekonomian masyarakat yang beriringan dengan transisi menuju energi modern,” katanya.

Pertumbuhan konsumsi listrik juga diikuti peningkatan penggunaan kendaraan listrik. Selama semester pertama 2026, jumlah transaksi di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) mencapai 1,08 juta transaksi, melampaui total transaksi sepanjang 2025.

Di sisi lain, layanan Home Charging juga mengalami peningkatan signifikan. Jumlah pelanggan bertambah dari 20.389 pelanggan pada akhir 2025 menjadi 25.648 pelanggan hingga Juni 2026.

“Lonjakan angka transaksi SPKLU ini menjadi indikator kuat bahwa ekosistem kendaraan listrik di Jakarta telah diterima dengan sangat baik. Tren positif pada fasilitas publik ini nyatanya beriringan dengan kebiasaan baru masyarakat yang semakin nyaman mengisi daya kendaraannya langsung dari rumah,” ujar Andy.

Ia menambahkan, meningkatnya pengguna layanan pengisian daya di rumah menunjukkan semakin besarnya kesadaran masyarakat terhadap penggunaan energi ramah lingkungan.

“Pertumbuhan pelanggan Home Charging ini menjadi bukti nyata bahwa warga Jakarta semakin masif beralih ke gaya hidup yang lebih ramah lingkungan. PLN berkomitmen penuh untuk terus hadir memfasilitasi antusiasme tersebut melalui penyediaan layanan yang prima,” ucapnya.

Andy menegaskan, seluruh capaian tersebut tidak terlepas dari kolaborasi seluruh insan PLN dalam menghadirkan layanan yang andal sekaligus mendukung target pengurangan emisi karbon melalui percepatan ekosistem kendaraan listrik.

“Mendengarkan masukan dari petugas lapangan dan menganalisis tren kebutuhan masyarakat adalah kunci utama kami dalam menyusun langkah strategis yang tepat sasaran. Dengan semangat pengabdian yang sama, mari jadikan pekerjaan kita sebagai ruang kontribusi nyata untuk menciptakan masa depan energi yang lebih bersih,” tutupnya.