UMJ Jadi Tuan Rumah Penutupan Turnamen Mobile Legends Nasional PTMA 2026, ITEKES Kalbar dan UMS Boyong Juara

UMJ Jadi Tuan Rumah Penutupan Turnamen Mobile Legends Nasional PTMA 2026, ITEKES Kalbar dan UMS Boyong Juara
Wakil Rektor IV UMJ, Dr. Septa Candra, S.H., M.H., (kemeja putih) memberikan sambutan pada penutupan Turnamen Mobile Legends Nasional PTMA 2026 yang berlangsung secara hybrid, melalui Zoom Meeting dan secara luring di Studio Lantai 5 Gedung Rektorat UMJ, Jumat (16/10/2026). Foto: UMJ.

TVMU.TV - Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) sukses menjadi tuan rumah agenda penutupan Turnamen Mobile Legends Nasional Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah (PTMA) 2026 yang berlangsung secara hibrida di Studio Lantai 5 Gedung Rektorat UMJ, Jakarta Pusat, pada Jumat, 16 Oktober 2026.

Kompetisi eSports bergengsi tingkat nasional yang digagas oleh Pusat Prestasi Mahasiswa (Puspresma) PTMA bersama Forum Silaturahmi Bidang Kemahasiswaan (FOSMA) PTMA ini diikuti oleh 100 tim, terdiri atas 91 tim putra dan 9 tim putri dari 39 PTMA se-Indonesia.

Kepala Puspresma PTMA, Dr. Fatimah Sari Siregar, M.Hum., menyampaikan bahwa ajang ini dirancang sebagai wadah pembinaan minat berbakat mahasiswa sekaligus mempererat ikatan silaturahmi antar-sivitas akademika Persyarikatan.

“Kompetisi ini tidak hanya sekadar turnamen, tetapi juga menjadi sarana untuk menjalin silaturahmi antarmahasiswa PTMA, melatih kemampuan menyusun strategi, serta membangun kerja sama yang baik dalam tim,” ujar Fatimah Sari Siregar di Jakarta.

Wakil Rektor IV UMJ, Dr. Septa Candra, S.H., M.H., mendorong agar para atlet eSports mahasiswa yang berprestasi dalam ajang ini dapat terus dibina secara berkelanjutan hingga menembus skena profesional di bawah naungan Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI).

“Kami berharap prestasi atlet eSports tidak berhenti di tingkat PTMA saja, tetapi juga dapat didukung agar mereka mampu berkompetisi di luar PTMA,” tutur Septa Candra.

Senada dengan hal itu, Ketua FOSMA PTMA, Prof. Ihwan Susila, M.Si., Ph.D., menilai olahraga elektronik ini mengajarkan soft skill krusial seperti kepemimpinan, komunikasi, ketahanan mental, serta decision making yang berguna bagi karier masa depan mahasiswa.

Secara resmi, rangkaian kompetisi ditutup oleh Anggota Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Dr. Sulistyaningsih, S.KM., M.H.Kes., yang mengingatkan para peserta agar senantiasa menjaga keseimbangan antara aktivitas gim dengan kewajiban akademik, ibadah, dan kesehatan.

“Bagi peserta yang belum berhasil meraih kemenangan, tidak perlu berkecil hati karena insyaallah masih ada kesempatan untuk mengikuti kompetisi pada tahun berikutnya,” ujar Sulistyaningsih.

Pada akhir babak final, tim ITEKES Muhammadiyah Kalimantan Barat sukses menyabet juara pertama untuk kategori putra, disusul UMRI PRIME (Universitas Muhammadiyah Riau) di posisi kedua dan Muse Reborn UNIMUS (Universitas Muhammadiyah Semarang) di posisi ketiga.

Sementara pada kategori putri, gelar juara pertama diraih oleh UMS ZENITH (Universitas Muhammadiyah Surakarta), disusul Eunoia Bawi UMSA (Universitas Muhammadiyah Sampit) sebagai juara kedua dan UMS MIE AYAM (Universitas Muhammadiyah Surakarta) di posisi ketiga.