UMP Dinobatkan sebagai PTMA Peduli Cabang, Ranting, dan Masjid 2025
TVMU.TV - Komitmen nyata Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) dalam mendukung organisasi tingkat akar rumput Persyarikatan membuahkan penghargaan bergengsi.
UMP dinobatkan sebagai PTMA Peduli Cabang, Ranting, dan Masjid Muhammadiyah Tahun 2025 oleh Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting (LPCR) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.
Penghargaan ini diumumkan dalam malam penutupan CRM Award VI di Banjarmasin, Sabtu (15/11/2025).
Anugerah tersebut diberikan kepada Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) yang dinilai memiliki kontribusi dan kepedulian nyata terhadap penguatan cabang, ranting, dan masjid di lingkungan Muhammadiyah.
Ketua LPCR PP Muhammadiyah, Muhammad Jamaludin Ahmad mengungkapkan alasan UMP layak meraih prestasi ini. Menurutnya, UMP menunjukkan kepedulian besar dan memiliki strategi organisasi yang jelas untuk mendukung gerak cabang dan ranting.
“UMP menjadi salah satu perguruan tinggi peduli cabang dan ranting terbaik karena sudah berhasil mendesain strategi organisasi untuk terus mendukung gerak langkah cabang dan ranting. UMP memiliki pusat studi cabang dan ranting satu-satunya di Indonesia, menjadi kebanggaan bagi Muhammadiyah,” jelas Jamaludin.
Keberadaan Pusat Studi Cabang dan Ranting Muhammadiyah di UMP, yang disebut sebagai satu-satunya di Indonesia, menjadi faktor pembeda dan inovasi konkret dalam pendampingan organisasi.
Menyambut penghargaan ini, Rektor UMP, Jebul Suroso menyatakan rasa syukur dan menegaskan kembali komitmen universitas.
Ia menekankan bahwa kehadiran Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), termasuk UMP, adalah untuk mendukung tujuan Persyarikatan.
“Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) didirikan sesuai dengan anggaran dasar Persyarikatan untuk tujuan Persyarikatan. Ketika Persyarikatan itu memiliki tujuan untuk pendidikan, kemakmuran, kemajuan maka disitulah UMP hadir dan terus berkomitmen untuk mendukung seluruh aktivitas cabang dan ranting,” pungkas Rektor Jebul Suroso.
Penghargaan ini tidak hanya menjadi pengakuan atas kerja keras UMP, tetapi juga mengukuhkan peran strategis perguruan tinggi sebagai motor penggerak dan mitra pengembangan bagi struktur organisasi Muhammadiyah di tingkat dasar.