Dukung Inklusivitas, PLN dan Pemprov DKI Berdayakan Disabilitas lewat Pelatihan Teknologi
PLN UID Jakarta Raya bersama Dinas Sosial Pemprov DKI Jakarta memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan inklusif bagi penyandang disabilitas melalui Program Terang Aksara Empowerment.
TVMU.TV - PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya bersama Dinas Sosial Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan inklusif bagi penyandang disabilitas melalui Program Terang Aksara Empowerment.
Inisiatif ini telah berjalan sejak Juni 2025 dengan fokus pada pelatihan berbasis teknologi dan pengembangan keterampilan bagi penyandang disabilitas rungu, wicara, dan netra.
Program ini turut diangkat dalam talk show WarTalks bertema “Peta Strategis 5 Abad Jakarta Menuju Top 50 Global City 2029”, yang digelar oleh Warta Kota di Balai Kota Jakarta, Selasa (22/7).
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah daerah dan BUMN seperti PLN dalam mendukung kelompok rentan, khususnya penyandang disabilitas.
“Ketika saya berdiskusi dalam forum-forum internasional, yang menjadi perhatian adalah bagaimana penanganan terhadap kelompok rentan, mulai dari akses transportasi, ruang publik, hingga pemenuhan hak disabilitas. Jakarta kini telah memiliki fasilitas yang terus berkembang dan inisiatif seperti ini memperkuat posisi kita di mata dunia,” ujar Pramono.
Dia juga mengapresiasi peran media seperti Warta Kota dalam menghadirkan ruang dialog dan kontrol publik yang konstruktif.
Sementara itu, General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menjelaskan bahwa program Terang Aksara Empowerment merupakan hasil pemetaan sosial dan audiensi intensif dengan Dinas Sosial DKI Jakarta.
“Kami menggali potensi sinergi dengan pemangku kepentingan, lalu bersama-sama merancang intervensi yang tepat sasaran. Program ini mencakup Pelatihan Bahasa Isyarat untuk Disabilitas Rungu Wicara, Komputer Bicara dengan Leap Motion untuk Disabilitas Netra, serta Pelatihan Produksi Telur Asin sebagai wujud pengembangan ekonomi,” jelasnya.
PLN UID Jakarta Raya turut mendukung program ini dengan penyediaan sarana dan prasarana pembelajaran digital, serta modul pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan penyandang disabilitas dan pendampingnya.
“Kami berharap dapat menciptakan ruang belajar dan berkarya yang setara bagi penyandang disabilitas, memperkuat kemandirian, serta membuka peluang kontribusi mereka dalam pembangunan kota yang lebih berkeadilan,” harap Andy Adcha.