Lima Mahasiswa UMSU Terpilih Ikuti Student Exchange di INTI Malaysia
TVMU.TV - Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) kembali memperkuat langkah internasionalisasinya dengan mengirim lima mahasiswa mengikuti program student exchange di INTI International University. Program pertukaran mahasiswa tersebut menjadi bagian dari upaya UMSU memperluas pengalaman akademik global sekaligus meningkatkan daya saing mahasiswa di tingkat internasional.
Lima mahasiswa yang terpilih berasal dari berbagai program studi, yakni Fajar Aulia, Imtiyaz Alnatanisa, dan Tengku Aghriphina Listyani dari Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Wahid Ismil dari Program Studi Ilmu Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), serta Reysha Amanda Putri dari Program Studi Manajemen Bisnis Syariah Fakultas Agama Islam (FAI).
Wakil Rektor III UMSU, Rudianto, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari kerja sama strategis yang telah terjalin antara UMSU dan INTI International University.
“INTI berkolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, dan UMSU senantiasa menunjukkan konsistensi serta komitmen yang kuat dalam mempertahankan program ini,” katanya di Medan, Rabu.
Menurut Rudianto, kerja sama tersebut telah memiliki dasar hukum yang kuat melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding atau MoU) yang dilakukan di hadapan Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia. Program ini juga menjadi bagian dari penguatan hubungan pendidikan antarlembaga yang didukung melalui skema kerja sama internasional.
Ia menjelaskan, hampir seluruh program studi di UMSU telah merasakan manfaat dari berbagai program internasional yang dijalankan kampus dalam beberapa tahun terakhir. Melalui program tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman akademik lintas negara, tetapi juga kesempatan mengembangkan kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja global.
“Saya selalu menyampaikan ada empat hal yang didapat mahasiswa, yaitu skill baru, pengalaman internasional, networking, dan peluang kerja (job opportunity). Ini kesempatan besar dengan banyak hal yang akan dipelajari,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Dekan III FEB UMSU, Muhammad Shareza Hafiz, menilai program pertukaran mahasiswa menjadi indikator meningkatnya kapasitas mahasiswa UMSU dalam menghadapi kompetisi global, terutama dalam kemampuan berbahasa Inggris dan adaptasi di lingkungan internasional.
Menurutnya, para peserta yang berangkat telah melewati proses seleksi yang ketat sebelum ditetapkan sebagai delegasi kampus.
“Mereka sebelumnya telah melalui proses panjang dan terseleksi. Harapannya mereka yang sudah diseleksi dapat mudah beradaptasi dan tampil luar biasa nantinya,” katanya.
Program student exchange ini diharapkan dapat memberikan pengalaman akademik, sosial, dan budaya yang berharga bagi para mahasiswa. Selain memperluas wawasan global, pengalaman tersebut juga diharapkan mampu memperkuat jejaring internasional mahasiswa serta meningkatkan reputasi UMSU sebagai perguruan tinggi yang aktif mengembangkan kolaborasi global.
Dalam beberapa tahun terakhir, UMSU terus mendorong berbagai program internasional, mulai dari pertukaran mahasiswa, joint research, international internship, hingga kerja sama akademik dengan berbagai perguruan tinggi di Asia dan negara lainnya sebagai bagian dari visi menjadi universitas berdaya saing global.