Mahasiswa FISIP UMJ Raih Juara III Lomba Karya Tulis Ilmiah Qur’an di MTQ XXI Sumbawa Barat

Mahasiswa FISIP UMJ Raih Juara III Lomba Karya Tulis Ilmiah Qur’an di MTQ XXI Sumbawa Barat
Mahasiswa FISIP UMJ, Khalid Pirmansyah, berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara III Lomba KTIQ Golongan Putra pada MTQ XXI Tingkat Kabupaten Sumbawa Barat. Foto: UMJ.

TVMU.TV - Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta (FISIP UMJ), Khalid Pirmansyah, berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara III Lomba Karya Tulis Ilmiah Qur’an (KTIQ) Golongan Putra pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXI Tingkat Kabupaten Sumbawa Barat.

Pengumuman pemenang disampaikan dalam acara penutupan MTQ yang berlangsung di Kecamatan Sekongkang, Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat, Minggu (7/9).

Lomba KTIQ menjadi salah satu cabang penting dalam MTQ yang menekankan pada kemampuan menulis karya ilmiah berbasis Al-Qur’an dan Hadis. Peserta ditantang menyajikan karya yang orisinal, sistematis, relevan dengan isu sosial, sekaligus menghadirkan solusi yang Qur’ani.

Dalam ajang ini, Khalid mengangkat karya ilmiah berjudul “Nilai Qur’ani dalam Menguatkan Ketahanan Keluarga Menghadapi Tren Childfree di Era Modern”. Menurutnya, tema tersebut sangat relevan dengan fenomena sosial saat ini, khususnya terkait meningkatnya tren pasangan muda yang memilih tidak memiliki anak.

MTQ XXI Kabupaten Sumbawa Barat diikuti perwakilan dari delapan kecamatan, yaitu Sekongkang, Taliwang, Brang Ene, Jereweh, Maluk, Poto Tano, Brang Rea, dan Seteluk, dengan dukungan penuh LPTQ Kabupaten Sumbawa Barat.

Bagi Khalid, keikutsertaannya bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga kesempatan untuk mengembangkan diri, memperkaya wawasan, sekaligus berkontribusi melalui kajian Qur’ani yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Saya mengikuti lomba ini sebagai bentuk pengabdian sekaligus aktualisasi diri dalam memahami dan mengkaji Al-Qur’an. Selain itu, lomba KTIQ menjadi wadah untuk menuangkan gagasan dan penelitian ilmiah yang berbasis nilai-nilai Qur’ani dalam konteks kekinian,” ujarnya.

Khalid menegaskan bahwa pencapaian yang diraih bukanlah akhir, melainkan titik awal untuk terus berkarya. Ia berkomitmen untuk lebih konsisten mengikuti lomba serupa, menambah pengalaman, serta memperluas wawasan.

“Saya juga ingin membagikan ilmu dan pengalaman ini ke teman-teman agar semakin banyak yang termotivasi untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan MTQ,” tambahnya.

Capaian Khalid menegaskan bahwa mahasiswa UMJ tidak hanya berprestasi di ruang akademik, tetapi juga aktif mengaktualisasikan nilai-nilai Qur’ani dalam karya ilmiah yang relevan dengan tantangan zaman. Prestasi ini sekaligus menjadi bukti komitmen UMJ dalam membina generasi muda yang unggul, berkarakter, dan berkontribusi positif bagi masyarakat.