UMP Raih Penghargaan dari BI sebagai Kampus Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif

UMP Raih Penghargaan dari BI sebagai Kampus Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif
Kepala KPwBI Purwokerto, Christoveny menyerahkan penghargaan kepada Rektor UMP, Jebul Suroso, dalam acara Halalbihalal dan Silaturahmi Idulfitri 1447 H, Selasa (1/4/2026). Foto: UMP.

TVMU.TV - Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menerima penghargaan sebagai “Kampus Penggerak, Menghidupkan Ekosistem Ekonomi Kreatif UMKM” dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Purwokerto. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi UMP dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis UMKM.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala KPwBI Purwokerto, Christoveny, kepada Rektor UMP, Jebul Suroso, dalam acara Halalbihalal dan Silaturahmi Idulfitri 1447 H pada Selasa (1/4/2026).

Apresiasi ini diberikan menyusul keberhasilan kolaborasi UMP dan Bank Indonesia dalam penyelenggaraan Pasar Ramadan UMP bersama BI yang mampu mencatatkan omzet hingga miliaran rupiah.

Rektor UMP Jebul Suroso menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi kampus untuk terus mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif berbasis UMKM.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dalam pembinaan dan pengembangan ekonomi kreatif UMKM di UMP,” ujarnya.

Ia menambahkan, upaya penguatan UMKM tidak hanya dilakukan melalui Pasar Ramadan, tetapi juga berbagai kegiatan lain seperti festival balon udara, konser, UMP Bersepeda, pasar malam, hingga pendampingan sertifikasi halal bagi pelaku usaha.

Sementara itu, Christoveny menilai sinergi antara Bank Indonesia dan UMP menjadi bagian penting dalam percepatan digitalisasi ekonomi, khususnya di wilayah Banyumas Raya.

“Kami memberikan apresiasi kepada UMP sebagai kampus penggerak ekonomi kreatif. Melalui kolaborasi penyelenggaraan Pasar Ramadan dan lomba tenant dengan transaksi QRIS terbanyak, kita bisa melihat bukti nyata akselerasi digitalisasi,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa kerja sama dengan institusi pendidikan memiliki peran strategis dalam memperluas inklusi keuangan digital serta memperkuat ekonomi syariah di masyarakat.

Penghargaan ini sekaligus menegaskan peran perguruan tinggi sebagai penggerak sektor riil. Tingginya transaksi non-tunai menggunakan QRIS selama Pasar Ramadan menjadi indikator keberhasilan kolaborasi tersebut dalam mendorong digitalisasi UMKM.