UMJ Masuk Top 100 Dunia WURI 2026, Raih Pengakuan Internasional Bidang Inovasi Sosial dan Kewirausahaan

UMJ Masuk Top 100 Dunia WURI 2026, Raih Pengakuan Internasional Bidang Inovasi Sosial dan Kewirausahaan
UMJ berhasil menembus Top 100 dunia dalam pemeringkatan World University Rankings for Innovation (WURI) 2026 melalui dua kategori inovasi. Foto: UMJ.

TVMU.TV - Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) berhasil menembus Top 100 dunia dalam pemeringkatan World University Rankings for Innovation (WURI) 2026 melalui dua kategori inovasi. Capaian tersebut memperkuat posisi UMJ sebagai perguruan tinggi yang aktif menghadirkan inovasi pendidikan, kewirausahaan, dan pengabdian masyarakat berbasis dampak sosial.

Pada pemeringkatan WURI 2026, UMJ meraih peringkat 57 dunia dan peringkat 5 nasional pada kategori Inclusive Social Innovation for the Underserved (C6). Selain itu, UMJ juga menempati posisi 91 dunia dan 7 nasional dalam kategori University-Based Entrepreneurial Projects (C7).

Dalam ajang internasional tersebut, UMJ mengikuti lima kategori penilaian, yakni Industrial Application, Digital and AI Transformation in Strategy and Management, Curricular Innovation for Future-Readiness, Inclusive Social Innovation for the Underserved, serta University-Based Entrepreneurial Projects.

Kategori C6 menilai proyek inovatif yang memadukan teknologi dan pendidikan untuk memberdayakan kelompok masyarakat kurang terlayani melalui pendekatan inklusif dan berkelanjutan. Sementara kategori C7 berfokus pada pengembangan kewirausahaan berbasis perguruan tinggi melalui penguatan ekosistem inovasi, inkubasi bisnis, investasi, dan pendidikan entrepreneur.

Wakil Rektor III UMJ, Tria Astika Endah Permatasari, mengatakan capaian tersebut menjadi pengakuan internasional terhadap inovasi yang dikembangkan UMJ.

“Prestasi UMJ sebagai salah satu perguruan tinggi yang masuk ke dalam Top 100 dunia pada pemeringkatan WURI 2026 merupakan capaian yang sangat membanggakan dan patut diapresiasi. Prestasi ini menunjukkan bahwa UMJ mampu menghadirkan inovasi pendidikan yang relevan, berdampak, dan diakui di tingkat internasional,” ujarnya.

Menurut Tria, keberhasilan pada kategori inovasi sosial inklusif dan kewirausahaan memiliki nilai strategis dalam pengembangan institusi, terutama dalam membangun kolaborasi antara perguruan tinggi, masyarakat, pemerintah, dan dunia industri.

Ia menilai capaian tersebut selaras dengan komitmen UMJ dalam mencetak lulusan yang unggul secara akademik, inovatif, memiliki jiwa kewirausahaan, dan kepedulian sosial yang tinggi.

“Hal ini menegaskan komitmen UMJ dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kreatif, inovatif, berjiwa entrepreneur, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi yang selaras dengan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan,” katanya.

Tria berharap pencapaian itu dapat menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika UMJ untuk terus memperkuat inovasi, riset, dan jejaring internasional.

“Saya berharap capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika UMJ untuk terus meningkatkan kualitas inovasi, riset, dan kolaborasi internasional,” ujarnya.

Sebagai informasi, WURI merupakan pemeringkatan perguruan tinggi dunia berbasis inovasi yang pada 2026 melibatkan 1.927 perguruan tinggi dari 96 negara dengan total 13.211 program inovasi yang dinilai dalam 24 kategori.