Mahasiswa UMT Siap Jadikan Galeri Investasi KSPM Pusat Literasi Keuangan Syariah di Banten

Mahasiswa UMT Siap Jadikan Galeri Investasi KSPM Pusat Literasi Keuangan Syariah di Banten
Mahasiswa UMT dalam Seminar Pasar Modal Indonesia bertajuk Inklusi Keuangan, Investasi Cerdas di Era Digital di kampus UMT, Tangerang, Sabtu (2/5/2026). Foto: Istimewa.

TVMU.TV - Pengukuhan legalitas Galeri Investasi Komunitas Studi Pasar Modal (GI KSPM) di Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) disambut antusias kalangan mahasiswa. Setelah terbit Surat Keputusan Rektor pada 2026, mahasiswa menegaskan komitmen menjadikan GI KSPM sebagai pusat literasi keuangan syariah sekaligus ruang pembinaan investor muda di wilayah Banten.

Momentum tersebut ditandai melalui Seminar Pasar Modal 2026 yang digelar di kampus UMT, Sabtu (2/5/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal GI KSPM UMT setelah memperoleh legalitas formal. Seminar tersebut juga melibatkan Persatuan Mahasiswa Kartu Indonesia Pintar UMT serta menghadirkan narasumber dari regulator dan pelaku industri keuangan.

Ketua Pelaksana, Harri Al Bukhori, menilai agenda itu bukan sekadar kegiatan organisasi, melainkan tonggak penting penguatan literasi finansial di lingkungan kampus.

“Momentum peresmian Galeri Investasi (GI) KSPM UMT di tengah acara ini menjadi simbol bahwa kita siap menjadi pusat literasi finansial. Menghadirkan regulator dari BI, BEI, OJK, hingga praktisi dari Henan Sekuritas adalah upaya kita untuk memberikan yang terbaik bagi mahasiswa dan umum. Seperti prinsip kita: dalam memilih jalan edukasi, kita pilih yang paling kredibel. Dan ketika kita dipercaya menyelenggarakan acara sebesar ini, kita harus membuktikan diri sebagai penyelenggara yang terbaik,” tegas Bukhori.

Kehadiran lembaga seperti Bank Indonesia, Bursa Efek Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan dinilai memperkuat posisi GI KSPM sebagai ruang edukasi yang kredibel. Melalui forum itu, mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai pasar modal, sistem pembayaran digital, hingga investasi yang sesuai prinsip syariah.

Seminar Pasar Modal Indonesia bertajuk Inklusi Keuangan, Investasi Cerdas di Era Digital di kampus UMT, Tangerang, Sabtu (2/5/2026). Foto: Istimewa.

Sekretaris Pelaksana, Marsha Dara, mengatakan seminar tersebut membuka perspektif baru mengenai pentingnya pengelolaan keuangan sejak usia muda.

“Penyampaian materi yang seru dan interaktif membuat dunia pasar modal jauh lebih mudah dipahami. Saya menyadari bahwa investasi bukan hanya untuk mereka yang sudah mapan, tetapi sangat penting dimulai sejak muda. Seminar ini mengajarkan saya bahwa kita tidak perlu menunggu hal besar untuk memulai; mulailah dari langkah kecil terlebih dahulu,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Harian GI KSPM UMT, Usman, menyebut legalitas tersebut merupakan hasil konsistensi komunitas selama empat tahun terakhir.

“Legalitas ini adalah buah dari konsistensi kami selama empat tahun terakhir. Kami siap membawa GI KSPM UMT bukan sekadar tempat belajar, tapi menjadi pusat inkubasi investor muda yang cerdas dan berintegritas,” ujarnya.

Wakil Ketua Pelaksana Harian, Anargya Wisista Aghshal Lutfi, menambahkan kolaborasi dengan regulator akan membuka akses informasi keuangan yang valid bagi mahasiswa. Menurutnya, hal itu penting untuk membangun kesadaran finansial sekaligus mencegah mahasiswa terjebak investasi ilegal.

Dari sisi tata kelola organisasi, Sekretaris Syifa Juliani Dwi Putri dan Bendahara Jenita Dilla Liza menyatakan kesiapan mendukung agenda literasi keuangan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Program tersebut tidak hanya akan berjalan di lingkungan kampus, tetapi juga diarahkan menjangkau sekolah-sekolah di Banten.

Legalitas GI KSPM UMT juga mendapat sambutan positif dari para alumni. Dinar menilai pengakuan resmi itu menjadi fondasi kuat bagi generasi berikutnya untuk mengembangkan literasi pasar modal. Hal serupa disampaikan Tarno yang menyebut capaian tersebut sebagai hasil estafet perjuangan lintas kepengurusan.

Pembina GI KSPM UMT, Kang Adam, menegaskan peran mahasiswa sangat penting dalam mengimplementasikan penguatan ekonomi dan pendidikan di lingkungan kampus. Menurutnya, mahasiswa menjadi agen perubahan yang dapat membawa literasi investasi dari tingkat dasar hingga tingkat lanjut.

Melalui penguatan kelembagaan ini, UMT menargetkan GI KSPM berkembang sebagai pusat literasi keuangan syariah di kalangan mahasiswa. Ke depan, program tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang adaptif terhadap ekonomi digital, kritis dalam mengambil keputusan finansial, serta lebih aman dalam berinvestasi di tengah pesatnya perkembangan teknologi keuangan.