FKK UMJ Perkuat Kompetensi Pembimbing Klinik Lewat Pelatihan Preseptor Mentor Profesi Bidan
TVMU.TV - Program Studi (Prodi) Profesi Bidan Fakultas Kedokteran dan Kesehatan (FKK) Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) menggelar Pelatihan Preseptor Mentor bagi pembimbing klinik dan dosen kebidanan pada 27–28 April 2026. Kegiatan yang berlangsung di Program Studi Kebidanan FKK UMJ itu diikuti 43 peserta sebagai upaya memperkuat kualitas pendidikan profesi bidan berbasis praktik klinik.
Pelatihan tersebut diikuti 27 pembimbing klinik dari berbagai rumah sakit dan puskesmas di Jakarta serta 16 dosen kebidanan. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam melaksanakan pembimbingan praktik klinik secara efektif, profesional, dan sesuai standar pendidikan kebidanan.
Wakil Dekan I FKK UMJ, Dr. dr. Rahmini Shabariah, Sp.A., menegaskan peran pembimbing klinik sangat menentukan kualitas lulusan profesi bidan.
“Pembimbing klinik merupakan ujung tombak dalam mencetak tenaga bidan yang kompeten, profesional, dan beretika,” ujarnya.
Rahmini menjelaskan, pelatihan tersebut merupakan agenda berkelanjutan yang telah dilaksanakan tiga kali sejak Program Studi Profesi Bidan berdiri.
“Kegiatan pelatihan ini sudah dilakukan yang ketiga kalinya sejak profesi bidan berdiri, yaitu pada tahun 2018, 2021, dan 2026,” tambahnya.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan penguatan materi tentang konsep preceptorship dan mentorship, teknik pembimbingan klinik yang sistematis, peningkatan kualitas evaluasi mahasiswa, hingga penguatan sinergi antara institusi pendidikan dan lahan praktik.
Materi pelatihan disampaikan oleh dua narasumber. Narasumber pertama, Moh. Afandi, S.Kep., Ns., MAN, dari ACT Center, memaparkan strategi efektif dalam mentorship, komunikasi dalam pembimbingan klinik, serta pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman.
Sementara narasumber kedua, Dr. Bdn. Elli Hidayati, SST., M.KM., menjelaskan standar profesi bidan yang mencakup standar kompetensi, kode etik, lingkup praktik kebidanan, serta peran dan tanggung jawab bidan dalam memberikan pelayanan yang aman dan bermutu.
Ketua Program Studi Profesi Kebidanan FKK UMJ, Siti Nurhasiyah Jamil, M.Keb., menutup kegiatan dengan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada para narasumber, peserta, panitia, serta seluruh dosen yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini,” ujarnya.
Ia berharap pelatihan tersebut dapat memberi dampak langsung terhadap peningkatan mutu pembelajaran klinik di lapangan.
“Kami berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif di lahan praktik,” tutupnya.
Adapun para pembimbing klinik yang mengikuti kegiatan berasal dari sejumlah institusi layanan kesehatan, antara lain RSIJ Cempaka Putih, RSIJ Pondok Kopi, RSIJ Sukapura, RSUD Koja, RSUD Cilincing, RSUD Tugu Koja, RSUD Tanjung Priok, serta sejumlah puskesmas di wilayah Jakarta.
Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya FKK UMJ memperkuat kualitas pendidikan profesi bidan, terutama dalam menyiapkan lulusan yang kompeten secara klinis, profesional, dan siap memberikan pelayanan kesehatan ibu dan anak yang bermutu.