UMP Kukuhkan 120 Apoteker Baru, Siap Perkuat Layanan Kesehatan di Indonesia
TVMU.TV - Program Studi Profesi Apoteker (PSPA) Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) resmi mengukuhkan 120 apoteker baru dalam Pengambilan Sumpah Apoteker Angkatan XLII yang digelar pada Sabtu (9/5/2026). Para lulusan diharapkan mampu memperkuat pelayanan kesehatan di berbagai daerah di Indonesia.
Prosesi pengambilan sumpah berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran pimpinan universitas, kolegium farmasi, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, preseptor Praktik Kerja Profesi Apoteker (PKPA), dosen, serta keluarga lulusan.
Dekan Fakultas Farmasi UMP, Assoc. Prof. apt. Binar Asrining Dhiani, M.Sc., Ph.D., menegaskan para apoteker baru memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga profesionalisme dan mengabdi kepada masyarakat.
“Setelah kalian selesai menjalani pendidikan di Fakultas Farmasi UMP, saya berharap kalian tetap memiliki komitmen kepada masyarakat, menjunjung tinggi almamater, serta bertanggung jawab terhadap profesi dan dunia pada umumnya,” ujarnya di Purwokerto, Selasa (12/5/2026).
Binar menyampaikan Fakultas Farmasi UMP secara resmi menyerahkan 120 apoteker baru kepada Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan.
Menurutnya, kehadiran tenaga apoteker yang kompeten menjadi bagian penting dalam pembangunan sistem kesehatan yang berkualitas dan merata.
Sementara itu, perwakilan lulusan yang disumpah mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan profesi apoteker yang penuh tantangan.
“Perjalanan yang kami tempuh bukan perjalanan yang mudah. Ada doa dan perjuangan di dalamnya. Namun dengan tekad dan kesungguhan, hari ini kami siap mengemban amanah sebagai apoteker,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak universitas dan dosen yang telah memberikan ilmu pengetahuan serta pembinaan selama masa pendidikan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada universitas dan Bapak Ibu dosen atas ilmu pengetahuan yang menjadi bekal kami dalam menjalankan profesi nantinya,” tambahnya.
Wakil Rektor I UMP, Assoc. Prof. Saefurrohman, Ph.D., turut memberikan pesan kepada para apoteker baru agar siap mengabdikan diri di berbagai wilayah yang masih membutuhkan tenaga kesehatan.
“Kalian terpilih untuk mengemban amanah sebagai apoteker. Artinya, kalian telah mendedikasikan diri untuk kesehatan semua orang, bahkan untuk kesehatan bangsa dan negara,” tuturnya.
Ia mengingatkan masih banyak daerah di Indonesia yang mengalami kekurangan tenaga apoteker. Karena itu, para lulusan diminta memiliki kesiapan untuk ditempatkan di berbagai wilayah sebagai bentuk tanggung jawab profesi.
“Banyak daerah yang masih kekurangan apoteker. Kalian harus siap ditempatkan di mana pun. Ini adalah tugas yang sangat mulia karena kalian mendedikasikan diri untuk kepentingan masyarakat luas,” tegasnya.
Dengan pengambilan sumpah tersebut, 120 lulusan PSPA Fakultas Farmasi UMP resmi menyandang gelar apoteker dan diharapkan mampu berkontribusi dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan, baik di Jawa Tengah maupun tingkat nasional.