Mahasiswa KKN 43 UMJ Dampingi Layanan Digital hingga Dukung Ketahanan Pangan Warga Desa Waru
TVMU.TV - Kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Kelompok 43 Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) mulai memberi kontribusi dalam berbagai aktivitas masyarakat Desa Waru, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor. Sejak diterjunkan pada 27 Juli 2026, mahasiswa terlibat dalam pelayanan administrasi digital, persiapan peringatan kemerdekaan, hingga mendukung aktivitas Kelompok Wanita Tani (KWT).
Kegiatan KKN tersebut secara resmi dibuka pada Kamis (30/7/2026) oleh Kepala Seksi Pemerintahan Desa Waru, Mansyur, bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Makroen Sanjaya, M.Sos.
Salah satu kegiatan yang dilakukan mahasiswa adalah mendampingi warga dalam menggunakan mesin layanan administrasi digital berbasis elektronik di Kantor Desa Waru pada Senin (3/8/2026). Pendampingan tersebut menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat beradaptasi dengan layanan administrasi berbasis teknologi.
Keterlibatan mahasiswa berlanjut pada Selasa (4/8/2026). Bersama perangkat desa, mahasiswa bergotong royong memasang bendera dan umbul-umbul untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Sehari kemudian, Rabu (5/8/2026), mahasiswa mengalihkan aktivitas ke Posko Kelompok Wanita Tani (KWT) RW 02. Mereka membantu memperbarui tampilan posko melalui kegiatan pengecatan dinding dan genteng.
Dampingi Aktivitas KWT dan Ketahanan Pangan
Rangkaian kegiatan berlanjut pada Kamis (6/8/2026) ketika mahasiswa yang sedang bertugas di kantor desa diajak perangkat desa mengunjungi lokasi pertanian KWT RW 02.
Di lokasi tersebut, mahasiswa bertemu dengan Camat Parung Adhi Nugraha, S.STP., M.H., yang datang untuk meninjau aktivitas pertanian sekaligus memberikan dukungan terhadap program ketahanan pangan masyarakat.
Pertemuan berlangsung dalam suasana informal dan penuh keakraban. Camat Parung berinteraksi dengan anggota KWT serta mahasiswa KKN UMJ dan mengapresiasi keterlibatan mereka dalam berbagai kegiatan masyarakat.
Kegiatan tersebut kemudian ditutup dengan foto bersama yang melibatkan jajaran kecamatan, perangkat Desa Waru, anggota KWT, dan mahasiswa KKN UMJ.
Berbagai aktivitas tersebut menunjukkan keterlibatan mahasiswa KKN tidak hanya berlangsung dalam kegiatan akademik, tetapi juga menyentuh kebutuhan praktis masyarakat. Pendampingan layanan digital, gotong royong lingkungan, hingga keterlibatan dalam aktivitas KWT menjadi bagian dari proses mahasiswa belajar sekaligus memberikan kontribusi kepada warga.
Melalui KKN Tematik Kelompok 43, mahasiswa UMJ diharapkan dapat terus membangun komunikasi dengan masyarakat dan perangkat desa serta menghadirkan program pengabdian yang responsif terhadap kebutuhan lokal.