Muhammadiyah Dorong Program Vokasi Global, Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Berdaya Saing Internasional
TVMU.TV - Muhammadiyah terus memperkuat pengembangan sumber daya manusia melalui program vokasi yang berorientasi pada kebutuhan dunia kerja dan berdaya saing global. Komitmen tersebut ditegaskan Ketua Lembaga Hubungan dan Kerja Sama Internasional (LHKI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Imam Addaruqutni, saat menutup kegiatan Muhammadiyah Diplomacy Training (MDT) Batch IV di Universitas Muhammadiyah Bandung (UM Bandung), Ahad (7/6).
Dalam kesempatan itu, Imam menekankan pentingnya program strategis yang mampu mendorong pemberdayaan masyarakat, penguatan komunitas, dan keberlanjutan pembangunan. Menurutnya, perguruan tinggi Muhammadiyah tidak hanya berfungsi sebagai institusi pendidikan, tetapi juga berperan sebagai fasilitator yang menghubungkan sumber daya, jejaring, dan peluang bagi masyarakat.
Ia menilai UM Bandung telah menunjukkan komitmen tersebut melalui berbagai program yang mengintegrasikan aspek pemberdayaan masyarakat, keberlanjutan, dan peningkatan kualitas hidup.
“Dibutuhkan perencanaan strategis yang komprehensif dalam berbagai hal, termasuk program-program yang melibatkan partisipasi aktif dari komunitas. Posisi komunitas harus menjadi bagian penting dalam setiap program yang dijalankan,” ujar Imam.
Pada forum tersebut, Imam juga menyoroti semakin luasnya jaringan Muhammadiyah di tingkat internasional. Menurutnya, keberadaan Muhammadiyah kini telah berkembang di berbagai negara, mulai dari Amerika Serikat, Qatar, kawasan Timur Tengah, hingga sejumlah wilayah lainnya.
“Mudah-mudahan apa yang kita lakukan hari ini menjadi inspirasi bagi kita semua, termasuk bagi calon pemimpin Muhammadiyah di masa depan,” katanya.
Salah satu program yang mendapat perhatian dalam kegiatan tersebut adalah Get Job, sebuah inisiatif yang dirancang untuk membantu siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) dan lulusan perguruan tinggi Muhammadiyah agar lebih siap memasuki dunia kerja.
Program yang diinisiasi Anshori itu tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan teknis, tetapi juga bertujuan membangun kapasitas kepemimpinan generasi muda Muhammadiyah agar mampu berkiprah di tingkat nasional maupun internasional.
Selain itu, Muhammadiyah juga mengembangkan program Pelatihan Informasi Vokasi Muhammadiyah Global sebagai wadah pengembangan kompetensi generasi muda sekaligus memperkuat jejaring vokasi Muhammadiyah di tingkat internasional.
Menurut Imam, penguatan pendidikan vokasi menjadi langkah strategis untuk menjawab tantangan kebutuhan tenaga kerja yang semakin kompetitif. Melalui sinergi antara lembaga pendidikan, dunia kerja, dan jejaring internasional Muhammadiyah, lulusan diharapkan memiliki kompetensi yang relevan, adaptif, serta mampu bersaing di pasar kerja global.
Program-program tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Muhammadiyah dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan profesional, jiwa kepemimpinan, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.