Muhammadiyah Dorong Realisasi Kampung Indonesia di Thailand Lewat Diplomasi Pengetahuan
TVMU.TV - Inisiatif Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Thailand mendorong percepatan realisasi Kampung Indonesia di Thailand melalui pendekatan diplomasi pengetahuan. Program ini kini bergerak dari tahap konseptual menuju implementasi nyata dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan lintas sektor.
Langkah konkret ditandai dengan kegiatan strategis pada 18 April 2026 di kawasan Soi Samakkhi, Nonthaburi, dengan pusat kegiatan di Masjid Prasert Islam. Kegiatan tersebut dihadiri imam, pengurus takmir, dan tokoh masyarakat setempat yang menyatakan dukungan terhadap pengembangan Kampung Indonesia secara berkelanjutan.
Dalam forum dialog, para pihak menekankan pentingnya kerja sama yang tidak berhenti pada simbolik, tetapi harus terukur dan berdampak nyata. Respons ini menunjukkan kesiapan awal masyarakat lokal dalam mendukung inisiatif Muhammadiyah sebagai ruang kolaboratif yang inklusif.
Program ini dijalankan bersama Muhammadiyah Association of Thailand serta didukung jaringan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) dan komunitas akademik Indonesia. Sebanyak 38 delegasi dari delapan perguruan tinggi turut terlibat untuk memperkuat basis riset dan pengabdian masyarakat dalam pengembangan program.
Peran Kedutaan Besar Republik Indonesia (Kedubes RI) di Bangkok melalui atase riset turut memperkuat sinergi antara Muhammadiyah, pemerintah, akademisi, diaspora, dan masyarakat lokal. Pendekatan diplomasi pengetahuan digunakan untuk memastikan program berjalan berbasis data dan kebutuhan riil masyarakat.
Tahap awal implementasi telah dilakukan melalui survei lapangan di Masjid Darul Muttakin dan Masjid Prasert Islam yang menjadi titik awal pengembangan kawasan. Kegiatan ini dipimpin oleh Dedi Cahyadi Irianto dan dilanjutkan oleh Nimas Paramita untuk memastikan kesinambungan program.
Presiden Muhammadiyah Association of Thailand, Abdulhafiz Hile, juga mendorong kawasan Soi Samakkhi sebagai titik awal pengembangan Kampung Indonesia yang berbasis kolaborasi dan pemberdayaan masyarakat.
Melalui inisiatif ini, Muhammadiyah menegaskan perannya tidak hanya sebagai organisasi keagamaan, tetapi juga sebagai penggerak kolaborasi global berbasis ilmu pengetahuan. Kampung Indonesia di Thailand kini berkembang menjadi model implementatif yang mengintegrasikan riset, pengabdian, dan praktik lapangan dengan orientasi keberlanjutan jangka panjang.