Anwar Abbas Dorong Muhammadiyah Bangkitkan Jiwa Wirausaha

Anwar Abbas Dorong Muhammadiyah Bangkitkan Jiwa Wirausaha
Ketua PP Muhammadiyah, Anwar Abbas/ Foto: Istimewa.

TVMU.TV - Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Anwar Abbas, mengajak warga Muhammadiyah untuk kembali menghidupkan semangat kewirausahaan sebagai bagian dari penguatan ekonomi umat. Ajakan tersebut disampaikan dalam Pengajian dan Halal Bihalal di Masjid Nurul Haq Muhammadiyah, Jakarta Selatan, Selasa (14/4/2026).

Anwar menilai, saat ini jumlah pengusaha dari kalangan umat Islam, termasuk Muhammadiyah, masih relatif minim jika dibandingkan dengan kelompok lain. Hal itu tercermin dari daftar orang terkaya di Indonesia yang didominasi non-Muslim.

“Kita umat Islam nyaris tidak punya entrepreneur mentality,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak lepas dari pola pikir yang masih didominasi mentalitas pekerja. Meski tidak keliru, ia menekankan pentingnya keseimbangan dengan memperbanyak lahirnya wirausahawan dari kalangan Muhammadiyah.

Ia mengingatkan bahwa sejak awal berdiri, Muhammadiyah tumbuh dari tradisi para pedagang yang memiliki kemandirian ekonomi. Karena itu, semangat tersebut perlu dihidupkan kembali untuk menjawab tantangan zaman.

Dalam upaya membangun jiwa kewirausahaan, Anwar menekankan pentingnya perubahan mentalitas yang dimulai dari lingkungan keluarga. Ia menilai pendidikan karakter sejak dini menjadi kunci dalam membentuk sikap mandiri dan bertanggung jawab.

Salah satu langkah yang dapat dilakukan, kata dia, adalah tidak selalu memenuhi setiap keinginan anak secara instan. Sebaliknya, anak perlu dilatih untuk berusaha dan memahami proses dalam mencapai sesuatu.

Selain itu, Anwar juga menyinggung relevansi pepatah Arab yang mendorong umat untuk menuntut ilmu hingga ke negeri jauh. Ia menilai semangat tersebut penting, mengingat perkembangan negara seperti China yang kini dominan dalam bidang ekonomi global.

Dengan penguatan mentalitas dan pendidikan kewirausahaan sejak dini, Muhammadiyah diharapkan mampu melahirkan lebih banyak pelaku usaha yang tidak hanya mandiri, tetapi juga berkontribusi dalam memperkuat perekonomian nasional.