Prodi Pendidikan Biologi UHAMKA Gelar "BioHAMKA Goes to School" di SMAN Situbondo

Prodi Pendidikan Biologi UHAMKA Gelar "BioHAMKA Goes to School" di SMAN Situbondo
Prodi Pendidikan Biologi FKIP UHAMKA menunjukkan komitmennya dalam menyebarkan ilmu pengetahuan melalui kunjungan edukatif bertajuk "BioHAMKA Goes to School" di SMAN 1 Banyuputih, Situbondo, Jawa Timur. Foto: Istimewa.

TVMU.TV - Program Studi (Prodi) Pendidikan Biologi FKIP UHAMKA menunjukkan komitmennya dalam menyebarkan ilmu pengetahuan melalui kunjungan edukatif bertajuk "BioHAMKA Goes to School" di SMAN 1 Banyuputih, Situbondo, Jawa Timur.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari eksplorasi sebelumnya di Taman Nasional Baluran, yang bertujuan memperkenalkan pendekatan pembelajaran biologi yang adaptif dan kontekstual.

Ketua Prodi Pendidikan Biologi FKIP UHAMKA, Dr. Rizkia Suciati, M.Pd., menekankan pentingnya mengintegrasikan gaya hidup berkelanjutan ke dalam kurikulum pendidikan.

“Langkah kecil seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai adalah kontribusi nyata bagi masa depan bumi,” tegasnya di hadapan para siswa, seperti dikutip dari pwmjateng.com, Senin (9/2).

Kegiatan ini menghadirkan dua pendekatan utama. Pertama, identifikasi tanaman berbasis kecerdasan buatan (AI). Dosen Pendidikan Biologi UHAMKA, Ranti An Nisaa, M.Pd., melatih siswa menggunakan aplikasi Picture Plant This untuk mengidentifikasi jenis tanaman di lingkungan sekolah hanya dengan kamera smartphone.

Kedua, pengenalan etnobotani, di mana siswa diajak mengenali kekayaan hayati lokal untuk kebutuhan pangan dan pengobatan tradisional, memperkaya wawasan mereka tentang potensi alam di daerahnya sendiri.

Salah satu siswi, Rara, mengungkapkan antusiasmenya mengikuti kegiatan tersebut.

“BioHAMKA sangat seru, asyik, dan menambah pengetahuan kita tentang Biologi. Terima kasih UHAMKA,” ucapnya.

Kepala SMAN 1 Banyuputih, Afifudin, S.Pd., mengapresiasi kehadiran tim UHAMKA yang memberikan pengalaman belajar yang berbeda dan membekali siswa dengan keterampilan digital serta kesadaran lingkungan.

Melalui kegiatan ini, UHAMKA berhasil memberikan kesan bahwa ilmu biologi tidak hanya teoritis, tetapi juga dapat dipelajari secara menyenangkan, adaptif dengan teknologi, dan sangat relevan dengan upaya pelestarian alam dan kearifan lokal.