Tim UMSU Tembus Desa Terisolasi untuk Salurkan Bantuan Banjir Langkat
TVMU.TV - Tim Aksi Peduli Korban Banjir Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menembus keterisolasian dengan menggunakan sampan untuk menyalurkan bantuan ke Desa Pantai Cermin, Tanjungpura, Kabupaten Langkat.
Akses jalan yang masih terendam air setinggi dada orang dewasa memaksa relawan menggunakan perahu tradisional untuk mengantarkan sembako kepada warga yang terdampak sejak Kamis (27/11).
Bantuan diserahkan langsung oleh Wakil Rektor II UMSU, Akrim, kepada Kepala Dusun Wampu, Yahya, dan Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Tanjungpura, Arziali Anwar.
Akrim menegaskan bahwa aksi ini merupakan wujud komitmen kampus untuk meringankan beban korban bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera.
Selain bantuan sembako, UMSU juga menyalurkan bantuan tunai sebesar Rp25 juta melalui Posko Peduli Bencana Muhammadiyah Kabupaten Langkat.
Bantuan serupa sebelumnya telah diberikan kepada kabupaten lain seperti Serdang Bedagai, Sibolga, dan Tapanuli Tengah, dengan nilai antara Rp25 juta hingga Rp50 juta yang disalurkan melalui Pengurus Daerah Muhammadiyah setempat.
"UMSU juga mengambil kebijakan memberikan beasiswa berupa potongan pembayaran uang kuliah bagi mahasiswa terdampak," tambah Akrim.
Sementara itu, kondisi di Desa Pantai Cermin masih memprihatinkan. Kepala Dusun Wampu, Yahya, menjelaskan bahwa banjir yang diperparah oleh pasang laut (rob) belum menunjukkan tanda-tanda surut.
"Kondisi laut pasang ini bisa sampai semingguan," katanya, mengungkapkan kekhawatiran akan lamanya genangan air di desa yang berada dekat pesisir tersebut.
Atas bantuan yang datang, perwakilan warga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam, mengingat sulitnya akses selama beberapa hari terakhir membuat mereka kesulitan memenuhi kebutuhan pokok. Aksi UMSU ini menjadi bukti nyata solidaritas kampus di tengah kondisi darurat yang masih berlangsung.