Uhamka Gelar Seminar Teknoka 10, Dorong Inovasi Teknologi untuk Industri Berkelanjutan

Uhamka Gelar Seminar Teknoka 10, Dorong Inovasi Teknologi untuk Industri Berkelanjutan
Fakultas Teknologi Industri dan Informatika (FTII) Uhamka kembali menyelenggarakan Seminar Teknoka 10 dengan tema “Membangun Industri Berkelanjutan: Inovasi Teknologi dan Transformasi Digital untuk Menjawab Dampak Perubahan Iklim” di Aula Ahmad Dahlan, FKIP Uhamka, Sabtu (6/12). Foto: Uhamka.

TVMU.TV - Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) melalui Fakultas Teknologi Industri dan Informatika (FTII) kembali menyelenggarakan Seminar Teknoka 10 dengan tema “Membangun Industri Berkelanjutan: Inovasi Teknologi dan Transformasi Digital untuk Menjawab Dampak Perubahan Iklim.” Kegiatan berlangsung di Aula Ahmad Dahlan, FKIP Uhamka, Sabtu (6/12).

Sebagai agenda rutin tahunan yang digelar sejak 2016, Seminar Teknoka menjadi ruang diskusi bagi mahasiswa untuk memahami perkembangan inovasi teknologi digital dan implementasinya di masyarakat, khususnya sektor pendidikan. Tahun ini, FTII Uhamka menghadirkan pakar dari BRIN, Telkom, dan industri otomotif.

Acara turut dihadiri Wakil Rektor II Uhamka Desvian Bandarsyah, jajaran pimpinan FTII, serta narasumber seperti Kepala Pusat Riset Geoinformatika BRIN Prof. M. Rokhis Khomarudin, perwakilan PT Astra Daihatsu Motor Fanly Wisesa, dan Ketua Kelompok Riset Material Komposit BRIN Seto Roseno.

Desvian Bandarsyah dalam sambutannya menyatakan bahwa Seminar Teknoka menjadi ruang penting bagi mahasiswa untuk menyiapkan diri menghadapi tantangan teknologi masa depan.

“Seminar Teknoka 10 dapat menjadi gerbang utama dalam menciptakan inovasi-inovasi dan perkembangan teknologi untuk kemajuan peradaban masyarakat,” ujarnya.

Prof. M. Rokhis Khomarudin mengapresiasi penyelenggaraan seminar sebagai forum ilmiah untuk pengembangan riset mahasiswa.

“Seminar Teknoka 10 ini sangat bagus sebagai ajang diskusi dan berbagi para mahasiswa dalam hasil karya ilmiah mereka mengenai teknologi digital sebagai transformasi digital menjawab tantangan perubahan iklim,” katanya.

Dukungan serupa juga disampaikan Seto Roseno yang menilai topik seminar relevan dengan kebutuhan riset masa kini.

“Topik pembahasan hari ini sangat penting dalam mewujudkan kemajuan industri berkelanjutan dengan mengantisipasi dampak perubahan iklim,” ujarnya.

Sementara itu, Fanly Wisesa menekankan tiga fokus inovasi yang harus dikembangkan untuk menjawab dinamika global.

“Terdapat tiga topik yang harus menjadi fokus yaitu pangan, energi, dan teknologi informasi,” jelasnya.

Melalui penyelenggaraan Seminar Teknoka 10, Uhamka berkomitmen memperkuat kontribusi akademisi dalam pengembangan inovasi teknologi yang berkelanjutan, serta memperluas kolaborasi antara kampus, industri, dan pemerintah.