UMP dan UMSA Perkuat Kolaborasi, Siapkan Mahasiswa untuk KKN Internasional di Timur Tengah

UMP dan UMSA Perkuat Kolaborasi, Siapkan Mahasiswa untuk KKN Internasional di Timur Tengah
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) sekaligus Sosialisasi dan Diskusi Program KKN Internasional Mesir–Arab Saudi, Kamis (6/11). Foto: UMP.

TVMU.TV - Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) memperkuat kolaborasi akademik dengan Universitas Muhammadiyah Sampit (UMSA) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) sekaligus Sosialisasi dan Diskusi Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional Mesir–Arab Saudi, Kamis (6/11).

Kegiatan yang digelar di kampus UMSA ini menghadirkan Ketua KKN Muhammadiyah dan Aisyiyah (MAS) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Assoc. Prof. Akhmad Darmawan, Ph.D., yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor IV UMP, sebagai narasumber utama.

Turut hadir jajaran pimpinan UMSA, termasuk Rektor UMSA Ramadansyah, S.E., M.Ec.Dev., Wakil Rektor II Mahmu’ddin, M.Si., Wakil Rektor III Dr. Alivermana Wiguna, serta para dekan, ketua program studi, dan sivitas akademika.

Dalam paparannya, Akhmad Darmawan menjelaskan berbagai peluang strategis bagi mahasiswa untuk mengikuti KKN Internasional di Mesir dan Arab Saudi. Menurutnya, program ini menjadi wadah penting untuk memperluas wawasan global dan memperkuat karakter keislaman serta kebangsaan mahasiswa.

“KKN di Timur Tengah memberikan nilai tambah luar biasa bagi mahasiswa, baik dalam konteks akademik, kepemimpinan, maupun diplomasi budaya. Program ini sejalan dengan visi Muhammadiyah dalam melahirkan generasi unggul berwawasan global dan berkarakter,” ungkapnya.

Usai sesi pemaparan, acara berlanjut dengan diskusi interaktif bersama sivitas akademika UMSA.

Dalam kesempatan itu, Rektor UMSA, Ramadansyah, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran narasumber sekaligus membuka peluang bagi mahasiswa UMSA untuk berpartisipasi dalam program internasional tersebut.

“Kami menyambut baik kerja sama ini sebagai langkah nyata menuju pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta Al-Islam dan Kemuhammadiyahan,” ujarnya.

Ramadansyah menambahkan, kerja sama ini menjadi langkah awal untuk membangun kolaborasi berkelanjutan antara kedua universitas, terutama dalam pengembangan program akademik dan pengabdian masyarakat berstandar internasional.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah, menandai komitmen kedua perguruan tinggi Muhammadiyah dalam memperkuat jejaring global dan memperluas peran strategis di kancah internasional.