Unismuh Makassar dan BRIN Teliti Biodiversitas Ikan Danau Tempe, Kaji Efektivitas Tangga Ikan untuk Konservasi
TVMU.TV - Tim peneliti Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar) bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memulai penelitian lapangan di kawasan Danau Tempe, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, untuk mengkaji keanekaragaman hayati ikan serta efektivitas tangga ikan sebagai penghubung ekosistem perairan yang terfragmentasi.
Penelitian yang dimulai sejak 1 Juni 2026 itu merupakan bagian dari program Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) Kompetisi bidang Hayati dan Lingkungan. Riset tersebut memperoleh pendanaan selama dua tahun dengan fokus pada upaya menjaga kelestarian ikan lokal di Danau Tempe melalui kajian ilmiah mengenai konektivitas ekosistem perairan.
Mengusung judul “Efektivitas Tangga Ikan sebagai Penghubung Ekosistem dalam Menanggulangi Fragmentasi Habitat untuk Menjaga Kelestarian Ikan Lokal di Danau Tempe, Provinsi Sulawesi Selatan”, penelitian ini diharapkan menghasilkan rekomendasi strategis bagi pengelolaan sumber daya perikanan dan konservasi lingkungan.
Ketua tim peneliti, Dr. Ir. Rahmi, S.Pi., M.Si., IPU, dari Universitas Muhammadiyah Makassar, menjelaskan bahwa Danau Tempe memiliki peran penting sebagai salah satu ekosistem perairan darat terbesar di Sulawesi Selatan sekaligus sumber mata pencaharian utama masyarakat di sekitarnya.
“Melalui riset ini, kami ingin memperoleh gambaran ilmiah mengenai kondisi biodiversitas ikan di Danau Tempe serta efektivitas tangga ikan dalam menjaga konektivitas ekosistem. Data yang diperoleh diharapkan dapat menjadi dasar dalam penyusunan rekomendasi kebijakan konservasi sumber daya ikan lokal,” ujar Rahmi, Jumat (5/6/2026).
Penelitian ini dilaksanakan melalui kolaborasi antara Unismuh Makassar dan BRIN. Dari BRIN, tim diperkuat oleh Dr. Andi Chadijah, S.Pi., M.Si. dan Dwi Atminarso, Ph.D., yang berasal dari Pusat Riset Sistem Biota. Sementara dari Unismuh Makassar turut bergabung Dr. Reni Fatmasari, S.P., M.Si., yang memiliki keahlian dalam bidang strategi penghidupan masyarakat (livelihood strategy).
Tim peneliti akan mengumpulkan data terkait biodiversitas ikan di Danau Tempe, termasuk identifikasi spesies asli, spesies endemik, ikan migratori, spesies invasif, hingga ikan bernilai ekonomi tinggi yang menjadi sumber penghidupan masyarakat setempat.
Selain itu, penelitian juga akan mengevaluasi dampak keberadaan bendung gerak dan tangga ikan terhadap pola migrasi serta dinamika populasi ikan di kawasan danau.
Selama tahap penelitian lapangan, tim melakukan berbagai kegiatan, seperti pengambilan sampel ikan, pengamatan kondisi habitat, pengukuran kualitas air, serta pengumpulan sampel lingkungan yang selanjutnya dianalisis di laboratorium.
Data tersebut akan digunakan untuk memetakan kondisi aktual biodiversitas ikan pascapembangunan bendung gerak dan menilai sejauh mana tangga ikan mampu berfungsi sebagai jalur migrasi yang menghubungkan wilayah hulu dan hilir perairan.
Keterlibatan BRIN dalam penelitian ini diharapkan memperkuat proses identifikasi spesies dan analisis biodiversitas perairan darat. Sementara itu, kajian sosial yang dilakukan oleh Dr. Reni Fatmasari akan menyoroti hubungan antara kondisi sumber daya ikan dengan strategi penghidupan masyarakat nelayan di sekitar Danau Tempe.
Penelitian tersebut juga akan mengkaji tingkat ketergantungan masyarakat terhadap sumber daya perikanan, aktivitas penangkapan ikan, serta kontribusinya terhadap pendapatan rumah tangga nelayan.
Tidak hanya menghasilkan data ilmiah mengenai biodiversitas, hasil riset ini juga diharapkan menjadi dasar penyusunan kebijakan pengelolaan perikanan berkelanjutan, termasuk program restocking ikan lokal, pengendalian spesies invasif, serta langkah konservasi bagi ikan asli dan endemik yang terancam.
Tahap pengambilan sampel yang saat ini berlangsung menjadi fondasi penting dalam keseluruhan penelitian. Seluruh data yang terkumpul nantinya akan dianalisis untuk menghasilkan rekomendasi yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah, akademisi, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan ekosistem Danau Tempe.
Melalui partisipasi dalam program RIIM Kompetisi, Unismuh Makassar menegaskan komitmennya dalam pengembangan ilmu pengetahuan, konservasi sumber daya perairan, dan perlindungan biodiversitas ikan lokal sebagai bagian penting dari keseimbangan ekosistem serta keberlangsungan hidup masyarakat di kawasan Danau Tempe.