UMP Berangkatkan 1.391 Mahasiswa KKN Berdampak, Siap Mengabdi dari Desa hingga Hong Kong

UMP Berangkatkan 1.391 Mahasiswa KKN Berdampak, Siap Mengabdi dari Desa hingga Hong Kong
UMP melepas 1.391 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027 yang akan diterjunkan ke berbagai daerah di Indonesia hingga luar negeri. Foto: UMP.

TVMU.TV - Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) resmi melepas 1.391 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027 yang akan diterjunkan ke berbagai daerah di Indonesia hingga luar negeri. Melalui program bertajuk KKN Berdampak, mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional.

Pelepasan peserta KKN berlangsung di Lapangan Mas Mansur UMP, Rabu (22/7/2026), dan dihadiri Badan Pembina Harian (BPH) UMP, jajaran rektorat, para dekan, dosen pembimbing lapangan, koordinator lapangan, serta sivitas akademika UMP.

Rektor UMP Prof. Dr. Jebul Suroso menegaskan bahwa KKN merupakan implementasi peran perguruan tinggi sebagai pusat keunggulan (center of excellence) yang tidak hanya menghasilkan ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan masyarakat.

“Sebagai center of excellence, peran Anda adalah menjadi agent of problem solving, menjadi kreator yang memiliki inovasi, dan itu betul-betul bisa diterapkan di masyarakat,” tegas Prof. Jebul.

Ketua Panitia KKN UMP Purnadi, S.E., M.Si., melaporkan sebanyak 1.391 mahasiswa yang mengikuti KKN terdiri atas 1.225 peserta KKN Reguler, 85 peserta KKN Muhammadiyah-Aisyiyah (KKN Mas), 71 peserta KKN Tematik, dan 10 peserta KKN Internasional.

KKN Reguler dilaksanakan di Kabupaten Banjarnegara, Purbalingga, Kebumen, dan Wonosobo. Sementara itu, peserta KKN Mas dijadwalkan berangkat ke Universitas Muhammadiyah Malang pada 26 Juli 2026, sedangkan peserta KKN Internasional akan menjalankan pengabdian di Hong Kong mulai 6 Agustus 2026.

Program KKN tahun ini mengusung konsep KKN Berdampak, yang menempatkan mahasiswa sebagai agen perubahan dengan memanfaatkan kompetensi akademik untuk menjawab kebutuhan masyarakat sesuai potensi masing-masing wilayah.

“Harapannya mahasiswa dapat berkontribusi kepada masyarakat sebagai agent of change dan menjadi solusi atas berbagai permasalahan yang ada di desa, sehingga KKN Berdampak dapat diimplementasikan dengan baik,” ujar Purnadi.

Menurutnya, berbagai skema KKN tersebut memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus memperluas pengalaman kolaborasi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Dalam arahannya, Prof. Jebul menjelaskan bahwa seluruh program kerja mahasiswa harus berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat melalui lima fokus utama yang disebut sebagai Panca Kehendak Rakyat, yakni pendidikan yang berkualitas dan mudah diakses, ketahanan pangan serta peningkatan kesejahteraan, layanan kesehatan yang lebih baik, kepastian hukum, serta kehidupan sosial yang aman, harmonis, dan demokratis.

Ia menilai keberhasilan KKN tidak diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, melainkan dari sejauh mana program tersebut mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat.

Menurut Prof. Jebul, pelaksanaan KKN juga menjadi bagian dari implementasi visi Muhammadiyah dalam pengabdian kepada masyarakat sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional, termasuk Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

“Teman-teman sekalian, KKN hari ini kita lakukan untuk mengejawantahkan visi dan kehendak Persyarikatan Muhammadiyah. Perguruan tinggi keberadaannya mesti menjadi center of excellence dan driving force. Kalau Anda bisa mewujudkan itu, maka KKN UMP sekaligus juga mewujudkan Asta Cita Pemerintah dan harapan Persyarikatan Muhammadiyah,” ungkapnya.

Mengakhiri sambutannya, Rektor mengingatkan peserta agar hadir sebagai mitra masyarakat, bukan sekadar pelaksana program.

“Jangan datang sebagai orang pintar yang menggurui, tetapi jadilah orang pintar yang mau belajar dan memanfaatkan potensi masyarakat. Mudah-mudahan KKN di mana pun berada akan mendatangkan manfaat bagi masyarakat dan menjadi pengalaman berharga bagi kalian semua,” pungkasnya.