Unismuh Makassar Genap 63 Tahun, Irwan Akib Ajak Rawat Warisan Perjuangan Pendiri

Unismuh Makassar Genap 63 Tahun, Irwan Akib Ajak Rawat Warisan Perjuangan Pendiri
Ketua PP Muhammadiyah, Irwan Akib/ Foto: muhammadiyah.or.id.

TVMU.TV - Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Irwan Akib, mengajak sivitas akademika Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar untuk melanjutkan semangat perjuangan, ketulusan, dan keikhlasan para pendiri yang telah membangun institusi tersebut sejak lebih dari enam dekade lalu.

Pesan itu disampaikan Irwan saat menghadiri Sidang Senat Terbuka dalam rangka Milad ke-63 Unismuh Makassar yang digelar di Balai Sidang Muktamar Unismuh Makassar, Jumat (20/6/2026).

Menurut Irwan, usia 63 tahun menjadi bukti panjangnya perjalanan Unismuh Makassar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus merefleksikan perjuangan besar para tokoh Muhammadiyah di Sulawesi Selatan dalam membangun pendidikan tinggi.

Oleh karena itu kita semua sebagai penerus, pelanjut dari para tokoh kita itu tentu kita juga harus menghadirkan ketulusan, menghadirkan keikhlasan di dalam mengemban amanah sebagai penerus cita-cita,” ujarnya.

Warisan Perjuangan Sejak 1963

Irwan mengingatkan bahwa Unismuh Makassar resmi berdiri pada 19 Juni 1963, sebagai wujud cita-cita besar Muhammadiyah untuk menghadirkan akses pendidikan tinggi yang berkualitas bagi masyarakat.

Ia menuturkan, para pendiri tidak hanya mengorbankan tenaga dan pikiran, tetapi juga berbagai sumber daya demi mewujudkan lembaga pendidikan yang mampu melahirkan generasi unggul dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

Menurutnya, perjuangan tersebut menjadi fondasi yang harus terus dijaga dan dikembangkan oleh generasi penerus Muhammadiyah saat ini.

Nama Unismuh Kini Mendunia

Dalam kesempatan itu, Irwan juga mengapresiasi berbagai capaian yang diraih Unismuh Makassar. Dari kampus yang lahir di Sulawesi Selatan, kini Unismuh berkembang menjadi salah satu perguruan tinggi Muhammadiyah terkemuka di Indonesia dengan reputasi yang semakin dikenal di tingkat internasional.

Ia menyebut Unismuh Makassar termasuk dalam jajaran perguruan tinggi terbaik di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah-’Aisyiyah (PTMA) dan memiliki sejumlah program unggulan yang terus berkembang.

Kemajuan tersebut, kata Irwan, menunjukkan keberhasilan Unismuh dalam menjaga kualitas pendidikan, pengembangan riset, serta kontribusi kepada masyarakat.

Kemajuan Kampus Harus Berdampak bagi Muhammadiyah

Meski demikian, Irwan mengingatkan bahwa berbagai prestasi yang diraih tidak boleh berhenti pada kemajuan institusi semata. Ia berharap perkembangan Unismuh Makassar juga memberikan dampak nyata bagi kemajuan Persyarikatan Muhammadiyah secara keseluruhan.

Menurutnya, perguruan tinggi Muhammadiyah memiliki peran strategis sebagai pusat kaderisasi, pengembangan ilmu pengetahuan, dan penguatan dakwah berkemajuan.

Karena itu, keberhasilan kampus harus berjalan seiring dengan penguatan peran Muhammadiyah dalam menjawab tantangan pendidikan, sosial, ekonomi, dan kemanusiaan di tengah masyarakat.

Milad ke-63 Unismuh Makassar pun menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang yang telah ditempuh sekaligus titik pijak untuk memperkuat kontribusi kampus dalam mewujudkan cita-cita Muhammadiyah mencerdaskan kehidupan bangsa dan membangun peradaban yang berkemajuan.