Raker 2026, UM Palembang Pacu Kinerja Menuju Kampus Berkelas Internasional

Raker 2026, UM Palembang Pacu Kinerja Menuju Kampus Berkelas Internasional
UM Palembang menggelar Rapat Kerja (Raker) Pimpinan 2026 sebagai langkah memperkuat strategi pengembangan institusi menuju perguruan tinggi berkelas internasional di Aula Gedung KH Faqih Usman Lantai 7, Rabu (22/7/2026). Foto: Istimewa.

TVMU.TV - Universitas Muhammadiyah (UM) Palembang menggelar Rapat Kerja (Raker) Pimpinan 2026 sebagai langkah memperkuat strategi pengembangan institusi menuju perguruan tinggi berkelas internasional. Forum yang berlangsung di Aula Gedung KH Faqih Usman Lantai 7, Rabu (22/7/2026), itu menjadi ajang evaluasi capaian sekaligus penyusunan program kerja berbasis kinerja yang terukur.

Rapat kerja dihadiri Rektor UM Palembang Prof. Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Dr. H.M. Idris, S.E., M.Si., jajaran wakil rektor, dekan, serta pimpinan unit kerja di lingkungan universitas.

Dalam sambutannya, Prof. Abid Djazuli menegaskan Raker 2026 menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi seluruh sivitas akademika dalam mewujudkan visi UM Palembang sebagai universitas nasional berkelas internasional.

Menurutnya, arah pengembangan kampus telah dituangkan dalam Rencana Strategis UM Palembang 2023–2032 yang memuat 150 Indikator Kinerja Utama (IKU) dan 112 Indikator Kinerja Tambahan sebagai instrumen pengukuran pencapaian visi dan misi universitas.

Selain itu, UM Palembang juga menetapkan target kinerja bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui 41 indikator, yang terdiri atas 28 indikator wajib, 12 indikator pilihan, dan satu indikator partisipatif. Saat ini, capaian berbagai indikator tersebut berada pada kisaran 50 hingga 100 persen dengan rata-rata pencapaian sekitar 75 persen.

Rektor menjelaskan sejumlah indikator menunjukkan tren positif. Sebanyak 23 persen program studi telah meraih Akreditasi Unggul, efisiensi penyelenggaraan pendidikan tinggi meningkat hingga 79 persen, kontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) mencapai 32 persen, serta tata kelola perguruan tinggi terus diperkuat melalui penerapan prinsip Good University Governance.

Meski demikian, ia menilai masih terdapat sejumlah aspek yang perlu ditingkatkan, di antaranya penelitian kolaboratif internasional, publikasi dosen pada jurnal bereputasi internasional, peningkatan jumlah mahasiswa asing, serta prestasi mahasiswa di tingkat nasional maupun internasional.

Prof. Abid juga menyoroti cepatnya perubahan di sektor pendidikan tinggi, mulai dari perkembangan teknologi digital, pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), hingga tuntutan mutu dan tata kelola yang semakin akuntabel.

Karena itu, ia meminta seluruh fakultas dan Program Pascasarjana menyusun program kerja yang berorientasi pada hasil, bukan sekadar pelaksanaan kegiatan.

“Hasil rapat kerja tersebut akan menjadi pijakan penting bagi universitas dalam mempercepat pencapaian target strategis serta memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi unggul yang berdaya saing nasional dan internasional,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh unsur sivitas akademika dalam mewujudkan target tersebut. Menurutnya, keberhasilan perguruan tinggi tidak ditentukan oleh individu, melainkan oleh kekuatan kerja sama seluruh elemen universitas.

Sementara itu, Ketua BPH UM Palembang Dr. H.M. Idris mengatakan rapat kerja merupakan instrumen penting untuk memastikan seluruh kebijakan dan program universitas tetap selaras dengan visi Persyarikatan Muhammadiyah sekaligus menjawab dinamika pendidikan tinggi.

Menurutnya, setiap unit kerja dituntut mampu menyusun program yang tidak hanya memenuhi target administratif, tetapi juga berdampak nyata terhadap peningkatan mutu akademik, tata kelola, dan pelayanan kepada mahasiswa.

“Universitas Muhammadiyah Palembang telah menunjukkan perkembangan yang sangat baik dalam berbagai bidang. Namun, keberhasilan tersebut harus terus dijaga dan ditingkatkan melalui kerja sama, kolaborasi, serta semangat berkemajuan dari seluruh sivitas akademika. Rapat kerja ini menjadi momentum untuk menyatukan visi, memperkuat komitmen, dan memastikan setiap program yang disusun mendukung penguatan Universitas Muhammadiyah Palembang sebagai perguruan tinggi unggul dan berdaya saing global,” pungkasnya.