Dadang Kahmad ke Wisudawan UM Bandung: Jangan Berhenti Belajar Hanya demi Ijazah

Dadang Kahmad ke Wisudawan UM Bandung: Jangan Berhenti Belajar Hanya demi Ijazah
Ketua PP Muhammadiyah, Dadang Kahmad/ Foto: Istimewa.

TVMU.TV - Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dadang Kahmad, menegaskan bahwa ilmu pengetahuan tidak boleh terhenti sekadar pada lembaran ijazah. Para lulusan perguruan tinggi dituntut untuk terus mengasah diri dan menjadi pembelajar sepanjang hayat demi menjawab tantangan zaman yang kian dinamis.

Pernyataan tegas tersebut disampaikan Dadang saat memberikan amanat dalam Wisuda ke-9 Program Sarjana Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung pada Sabtu, 12 September 2026.

Dadang mengingatkan bahwa gelar akademik yang disandang para wisudawan merupakan bentuk tanggung jawab moral yang harus dibuktikan melalui karya nyata di tengah masyarakat.

“Gelar adalah amanah ilmu yang saudara peroleh selama menempuh pendidikan di UMB dan harus diwujudkan dalam karya pengabdian dan kemanfaatan. Ilmu tidak boleh berhenti pada ijazah,” ungkap Dadang.

Menurut Dadang, perubahan teknologi informasi yang masif telah mengubah lanskap dunia kerja. Oleh karena itu, wisudawan tidak boleh cepat berpuas diri hanya karena telah mengantongi ijazah sarjana.

“Karena itu jangan merasa bahwa setelah memperoleh ijazah maka proses belajar telah selesai. Justru setelah wisuda proses belajar sesungguhnya dimulai. Jadilah pembelajar sepanjang hayat,” tegasnya.

Selain mendorong kemampuan beradaptasi, berpikir kritis, dan penguasaan teknologi, Dadang menggarisbawahi pentingnya menjaga benteng moral. Bagi Dadang, kejujuran serta integritas adalah nilai mutlak yang paling dibutuhkan masyarakat saat ini melebihi sekadar kecerdasan intelektual.

“Namun ada satu hal yang lebih penting dari pada sekadar kecerdasan dan keterampilan, yaitu karakter dan integritas. Dunia mungkin membutuhkan orang pintar, tetapi masyarakat sangat membutuhkan orang yang jujur,” pungkas Dadang.