Dalam Wisuda UM Palangkaraya, Muhadjir Effendy Tekankan Inklusivitas dan SDM Berkualitas
TVMU.TV - Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Muhadjir Effendy menyampaikan orasi ilmiah dalam Wisuda Sesi I Universitas Muhammadiyah (UM) Palangkaraya yang melepas 2.013 lulusan program diploma, sarjana, dan pascasarjana, Sabtu (1/11).
Di hadapan wisudawan di Kalawa Convention Hall, Muhadjir menekankan tiga pesan strategis.
Pertama, pentingnya pemahaman Islam dan Kemuhammadiyahan.
"Orang itu ditentukan oleh pikirannya. Tindakan seseorang lahir dari sikap dan pemahamannya. Jika pemahaman Islam dan kemuhammadiyahannya baik, insyaallah langkah-langkahnya akan berada pada garis perjuangan Muhammadiyah," tegasnya.
Kedua, peningkatan kualitas sumber daya manusia.
"Kampus ini harus tumbuh bukan hanya besar, tetapi juga bercredibility tinggi," ujar Muhadjir seraya mendorong UM Palangkaraya untuk terus meningkatkan kualitas.
Ketiga, pentingnya menghindari konflik internal.
"Tidak ada konflik yang membuat sesuatu menjadi lebih besar dalam arti positif. Karena itu, utamakan kekompakan," pesannya.
Muhadjir juga menyoroti inklusivitas Muhammadiyah dengan mengungkapkan bahwa 30% mahasiswa UM Palangkaraya adalah non-Muslim.
"Itu hal yang baik dan tidak aneh. Muhammadiyah sangat inklusif," jelasnya, sembari mengajak orang tua tidak ragu menyekolahkan anak di lembaga pendidikan Muhammadiyah.
Di akhir orasi, Muhadjir berpesan agar para alumni memiliki visi dan mimpi besar.
"Dengan mimpi besar akan lahir capaian besar," tandasnya menutup pidato.