Dukung Energi Bersih, PLN Dorong Pengelolaan Sampah Biomassa Berbasis Listrik
TVMU.TV - PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya kembali memperkuat komitmennya membangun ekosistem pengelolaan sampah berbasis biomassa.
Bersama Gerakan Ciliwung Bersih (GCB), PLN menyerahkan mesin cacah listrik dan mesin pelet listrik sebagai kelanjutan program pengolahan sampah yang telah berjalan sebelumnya.
Bantuan ini merupakan tindak lanjut dari kolaborasi yang sebelumnya berhasil mengolah 25,2 ton sampah serta mereduksi emisi karbon hingga 9.723 kilogram CO₂.
Langkah tersebut sekaligus memperkuat implementasi Teknologi Olah Sampah di Sumbernya (TOSS) untuk meningkatkan kualitas Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP).
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menjelaskan bahwa pemanfaatan mesin berbasis listrik menjadi terobosan penting dalam menghadirkan proses pengolahan biomassa yang lebih ramah lingkungan.
“Peralihan dari mesin olah sampah diesel ke mesin berbasis listrik mampu menekan emisi dan meningkatkan efisiensi produksi BBJP,” kata Andy dalam keterangan tertulisnya, Jumat (21/11).
Mesin cacah listrik berfungsi memperkecil ukuran sampah daun hasil biodrying agar lebih seragam, sementara mesin pelet listrik membentuk cacahan biomassa menjadi pelet padat yang stabil. Mesin ini mampu memproduksi 80–100 kilogram pelet per jam, sehingga kapasitas produksi BBJP harian ikut meningkat.
BBJP yang dihasilkan kini memiliki kualitas lebih konsisten dan telah memenuhi standar SNI 8966:2021. Kesesuaian ini membuka peluang pemanfaatan BBJP secara lebih luas, baik di sektor energi maupun industri.