Izzul Muslimin: Muhammadiyah Tidak Boleh Menjadi Simbiosis Parasitisme
TVMU.TV - Dalam semarak perayaan Milad ke-113 Muhammadiyah, Sekretaris Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Izzul Muslimin memberikan tausiyah yang mengingatkan hakikat perjuangan organisasi.
Acara yang digelar secara kolaboratif oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sawangan dan Bojongsari di Garden at Candi Sawangan, Ahad (30/11), ini menjadi momen refleksi atas perjalanan panjang Persyarikatan.
“Untuk masuk ke dalamnya, tidak ada cara lain kecuali memperbanyak amal shalih dan berlomba-lomba dalam kebaikan,” tegas Izzul, mengawali tausiyahnya dengan merujuk pada tujuan utama Muhammadiyah mengantarkan umat menuju keridhaan Allah.
Izzul menguraikan perjalanan 113 tahun Muhammadiyah dalam tiga fase sejarah. Mulai dari zaman pra-kemerdekaan dengan perjuangan KH Ahmad Dahlan memodernisasi pendidikan, era kemerdekaan saat Muhammadiyah aktif mengisi pembangunan bangsa, hingga fase kontemporer di abad kedua yang ditandai dengan kepercayaan masyarakat nasional dan internasional.
“Ribuan amal usaha adalah bukti nyata konsistensi Persyarikatan dalam menegakkan Islam dengan ukuran ideal yang berkemajuan,” ucapnya, menyoroti kontribusi nyata Muhammadiyah bagi bangsa.
Di akhir tausiyah, Izzul menegaskan kembali pesan monumental pendiri Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan.
“Muhammadiyah tidak boleh menjadi simbiosis parasitisme, seperti benalu yang menempel pada inangnya. Muhammadiyah tumbuh karena kesalingan, keikhlasan, dan komitmen kolektif untuk memajukan umat,” tegasnya.