Kagumi Sistem Pendidikan 'Aisyiyah, Delegasi Yobe State Nigeria Boyong Potensi Kerja Sama ke UNISA Yogyakarta
TVMU.TV - Delegasi Pemerintah Negara Bagian Yobe (Yobe State), Nigeria, melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah amal usaha milik 'Aisyiyah di Yogyakarta pada Jumat, 11 September 2026. Rombongan tersebut memuji integrasi sistem pendidikan yang dikembangkan 'Aisyiyah, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga jenjang perguruan tinggi.
Kunjungan diawali dengan meninjau TK ABA Semesta. Kedatangan rombongan disambut oleh Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) 'Aisyiyah Tri Hastuti, Ketua PP 'Aisyiyah Siti Aisyah, Wakil Rektor UNISA Yogyakarta Yuli Isnaeni, serta jajaran tenaga pengajar. Delegasi diajak berkeliling melihat fasilitas pembelajaran, ruang penunjang, auditorium, ruang makan, hingga sarana sanitasi siswa.
Komisioner Pendidikan Dasar dan Menengah Yobe State, Abba Idris Adam, mengaku takjub dengan konsep tata kelola pendidikan anak usia dini yang diterapkan di TK ABA Semesta.
“Jadi, ini adalah salah satu sistem terbaik yang pernah saya lihat dalam hidup saya,” ujar Adam.
Usai meninjau TK ABA Semesta, rombongan melanjutkan agenda ke Universitas 'Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta dan diterima langsung oleh Rektor UNISA Yogyakarta, Warsiti, beserta jajaran pimpinan universitas. Dalam pertemuan tersebut, para delegasi menyimak paparan kiprah 'Aisyiyah melalui tayangan video interaktif yang dilanjutkan dengan diskusi mengenai manajemen SDM, tata kelola lembaga pendidikan, serta penjajakan kerja sama internasional.
Sekretaris Umum PP 'Aisyiyah, Tri Hastuti, menyambut terbuka ikhtiar Pemerintah Yobe State untuk mengadopsi model pendidikan yang dikembangkan Persyarikatan.
“Kami senang kalau ada siapa pun yang ingin belajar dari amal usaha ‘Aisyiyah, seperti di bidang pendidikan, baik terkait kurikulum, pengelolaan kurikulum, manajemen sekolah, maupun manajemen SDM,” tutur Hastuti.
Senada dengan hal itu, Rektor UNISA Yogyakarta, Warsiti, menegaskan bahwa kemitraan ini sejalan dengan visi universitas dalam memperluas jangkauan internasionalisasi kampus serta menjaring mahasiswa asing dari berbagai negara.
Di akhir agenda, Adam berharap interaksi ini berlanjut pada penyusunan kerja sama konkret, termasuk pembukaan akses Beasiswa dan jalur studi bagi pelajar Nigeria di lembaga-lembaga pendidikan milik 'Aisyiyah.
“Saya percaya ‘Aisyiyah adalah salah satu institusi yang memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan pengetahuan, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di seluruh dunia,” pungkas Adam.
