Majelis Pemberdayaan Masyarakat Salurkan 12 Sapi dan 58 Kambing Kurban untuk Masyarakat Akar Rumput di Berbagai Daerah 3T

Majelis Pemberdayaan Masyarakat Salurkan 12 Sapi dan 58 Kambing Kurban untuk Masyarakat Akar Rumput di Berbagai Daerah 3T
MPM PP Muhammadiyah menyalurkan 12 ekor sapi dan 58 ekor kambing melalui program Berbagi Kebajikan Bersama Akar Rumput pada momentum Iduladha 1447 Hijriah di UAD Yogyakarta, Sabtu (30/5). Foto: muhammadiyah.or.id.

TVMU.TV - Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyalurkan 12 ekor sapi dan 58 ekor kambing melalui program Berbagi Kebajikan Bersama Akar Rumput pada momentum Iduladha 1447 Hijriah. Program tersebut digelar di Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Sabtu (30/5), sebagai bagian dari upaya memperluas manfaat kurban bagi masyarakat di berbagai wilayah, termasuk daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Ketua MPM PP Muhammadiyah, M. Nurul Yamin, mengatakan penyaluran hewan kurban tahun ini difokuskan untuk menghadirkan kebahagiaan Iduladha bagi masyarakat akar rumput yang membutuhkan perhatian lebih.

“Penyaluran ini kami arahkan untuk menghadirkan kebahagiaan Iduladha bagi masyarakat akar rumput, khususnya di wilayah yang membutuhkan perhatian lebih,” ujarnya.

Program tersebut melibatkan berbagai mitra dan pemangku kepentingan, di antaranya perwakilan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Danone Indonesia, Bank Syariah Indonesia (BSI)⁠, Pemerintah Kota Yogyakarta, Lazismu, serta UAD.

Menurut Nurul Yamin, distribusi kurban tidak hanya dilakukan di Pulau Jawa, tetapi juga menjangkau sejumlah kawasan 3T. Penyaluran luar Jawa dilakukan di Warmon Kokoda dan Pulau Arar di Papua Barat Daya, serta Desa Tliu, Kabupaten Timor Tengah Selatan. Selain itu, hewan kurban juga disalurkan ke Mahad Bilal bin Rabah UNIMUDA untuk para santri.

Sementara di wilayah Jawa, penyembelihan dilakukan di Yogyakarta dengan total delapan ekor sapi dan 54 ekor kambing. Daging kurban kemudian didistribusikan kepada ratusan masyarakat dampingan dan komunitas akar rumput yang selama ini menjadi binaan MPM PP Muhammadiyah.

Nurul Yamin menegaskan bahwa kurban tidak hanya dimaknai sebagai ibadah ritual, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan sosial yang memperkuat semangat gotong royong dan kolaborasi.

“Pemberdayaan masyarakat tidak dapat dilakukan sendiri-sendiri, tetapi harus dilakukan secara kolektif dan bersama melalui kolaborasi,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Rektor UAD, Muchlas, menilai Iduladha merupakan momentum penting untuk memperkuat solidaritas sosial dan persaudaraan antarsesama.

“Hakikat Idulkurban adalah membangkitkan rasa persaudaraan dan solidaritas sosial, sehingga mereka yang mampu dapat berbagi kebahagiaan kepada sesama,” tuturnya.

Program ini melibatkan berbagai kelompok masyarakat dampingan, antara lain komunitas Mardiko, JATAM Difabel, JATAM Minggir, komunitas pedagang asongan, Difabel Gading, KSP Bank Difabel, Gerkatin, Jamaah Nelayan Muhammadiyah (JALAMU), Kokap, hingga Pabelan.

Secara keseluruhan, pelaksanaan program Berbagi Kebajikan Bersama Akar Rumput menghasilkan sekitar 650 paket daging kurban yang disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat. Melalui program tersebut, MPM PP Muhammadiyah berharap nilai-nilai kepedulian, solidaritas, dan pemberdayaan masyarakat dapat terus tumbuh serta menjangkau kelompok-kelompok yang selama ini membutuhkan perhatian lebih.