Mendikdasmen Apresiasi Kemandirian SMK Muhammadiyah Majenang

Mendikdasmen Apresiasi Kemandirian SMK Muhammadiyah Majenang
Mendikdasmen, Abdul Mu’ti melakukan kunjungan kerja ke SMK Muhammadiyah Majenang di Cilacap, Selasa (9/9). Foto: Istimewa.

TVMU.TV - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti melakukan kunjungan kerja ke SMK Muhammadiyah Majenang di Cilacap, Selasa (9/9).

Dalam kunjungannya itu, ia mengapresiasi SMK Muhammadiyah Majenang yang mampu memberikan berbagai sarana dan prasarana bagi siswanya secara mandiri. Menurutnya, kemandirian ini adalah tonggak penting dalam meraih berbagai prestasi ke depan.

“Ini menunjukkan kemandirian warga Persyarikatan Muhammadiyah, dan menunjukkan partisipasi yang luar biasa dari para keluarga besar Muhammadiyah di Cilacap pada umumnya, dan khususnya di Majenang,” katanya di Cilacap, Selasa.

Mendikdasmen menilai, hal itu bentuk komitmen nyata Muhammadiyah dalam mencerdaskan putra dan putri bangsa tanpa terkecuali. Dia berharap langkah tersebut dapat disinergikan dengan sehingga kemanfaatannya semakin maksimal.

“Saya menyampaikan apresiasi ke SMK Muhammadiyah Majenang dan mitra-mitranya yang sukses membantu kami, yang tidak hanya mencerdaskan bangsa, tapi menyiapkan generasi muda yang unggul, yang siap untuk bekerja di dalam negeri dan mancanegara,” ungkapnya.

Dikatakan Mendikdasmen, penyiapan tenaga kerja terampil ini selaras dengan harapan Presiden Prabowo Subianto. Layanan pendidikan, terutama SMK diharapkan menjadi wahana pendidikan yang mendorong pengembangan karir putra dan putri bangsa.

Melalui model layanan pendidikan tersebut diharapkan, ungkap dia, pendidikan dapat memperoleh penghidupan dan memiliki kehidupan yang layak dan sejahtera. Sehingga Kemendikdasmen memiliki program prioritas khusus untuk SMK.

Ia menambahkan, program prioritas tersebut adalah untuk penyiapan SMK yang menghasilkan lulusan yang siap diserap lapangan kerja. Strategi yang digunakan ialah dengan memenuhi permintaan dari dunia usaha, dan kemudian dirancang program keahlian.

“Ini yang kita sebut sebagai program link and match, di mana sekolah khususnya SMK dapat memenuhi apa yang diharapkan dunia usaha. Sehingga lulusan SMK dapat langsung terserap, bahkan sebelum lulus mereka sudah magang,” katanya.