Haedar Nashir Ajak Perkuat Kebersamaan dan Akselerasi Ekonomi Muhammadiyah Pascasyawal

Haedar Nashir Ajak Perkuat Kebersamaan dan Akselerasi Ekonomi Muhammadiyah Pascasyawal
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir dalam acara Silaturahmi Idulfitri 1447 H yang digelar di kediamannya, Jumat (10/4). Foto: muhammadiyah.or.id.

TVMU.TV - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, menekankan pentingnya memperkuat semangat kebersamaan dan akselerasi gerak organisasi di lingkungan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah. Hal tersebut disampaikan dalam acara Silaturahmi Idulfitri 1447 H yang digelar di kediamannya, Jumat (10/4).

Dalam suasana kekeluargaan, Haedar menegaskan bahwa silaturahmi tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga momentum strategis untuk menyatukan langkah seluruh elemen persyarikatan, mulai dari PP Muhammadiyah, PP ‘Aisyiyah, hingga amal usaha di berbagai bidang.

“Biarpun berbeda kantor, kita semua satu entitas, satu jamaah, satu jam’iyah, satu organisasi. Harus ada ikatan kolektif dan kebersamaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, semangat kebersamaan tersebut harus diwujudkan dalam kerja kolaboratif yang berorientasi pada kemajuan organisasi, termasuk dalam pengembangan sektor ekonomi Muhammadiyah.

Haedar menekankan pentingnya transformasi dalam pengelolaan unit usaha agar berkembang secara signifikan, tidak sekadar bertambah secara bertahap.

“Dunia usaha itu harus berkembang dengan deret ukur, bukan deret tambah. Kalau perlu, setelah Syawal ini terus kita genjot maksimal,” tegasnya.

Selain aspek ekonomi, Haedar juga menyoroti pentingnya membangun relasi kerja yang lebih setara di internal organisasi. Ia mengusulkan penggunaan istilah “Rekan Sekerja” sebagai pengganti “Kawan Sekerja” untuk mencerminkan hubungan yang lebih profesional dan kolaboratif.

Di sisi lain, Haedar mengungkapkan rencana revitalisasi Gedung Ahmad Dahlan sebagai bagian dari penguatan identitas dan simbol kemajuan Muhammadiyah. Gedung tersebut dinilai memiliki nilai historis penting dalam perjalanan organisasi.

“Ke depan, kita harapkan Gedung Ahmad Dahlan menjadi gedung yang representatif,” jelasnya.

Menutup arahannya, Haedar mengingatkan seluruh kader Muhammadiyah untuk menjaga semangat berkhidmat dalam menjalankan amanah organisasi. Ia menegaskan pentingnya etos kerja berkemajuan yang mengedepankan profesionalisme dan dedikasi tinggi hingga ke tingkat akar rumput.

“Sebagai pelayan organisasi hingga ke akar rumput, kita harus memberikan yang terbaik. Jangan bekerja secara minimalis. Kita harus memiliki semangat tinggi untuk terus berkhidmat,” pungkasnya.