Muhammadiyah Akuisisi STIKes Indah Medan, Perkuat Pengembangan Fakultas Kedokteran UMSU
TVMU.TV - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah resmi mengakuisisi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Indah Medan sebagai bagian dari penguatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Langkah strategis tersebut diharapkan memperkuat ekosistem pendidikan kesehatan yang terintegrasi sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan kedokteran di lingkungan Muhammadiyah.
Prosesi penandatanganan piagam serah terima berlangsung pada Rabu (5/8). Dokumen akuisisi ditandatangani oleh Sekretaris PP Muhammadiyah, Muhammad Sayuti, bersama Ketua Dewan Pembina Yayasan Indah Medan, Abdul Haris Hasibuan.
Pada kesempatan yang sama, UMSU juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PT Agrinas Palma Nusantara Persero. Penandatanganan dilakukan oleh Rektor UMSU Akrim dan Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara Persero Mohammad Abdul Ghani sebagai upaya memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri.
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir mengatakan akuisisi STIKes Indah Medan merupakan bentuk amal jariah yang diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat melalui penguatan pendidikan tinggi kesehatan.
“Maka harapannya ketika Sekolah Tinggi ini nantinya melebur menjadi bagian daripada UMSU, akan menjadikan manfaatnya semakin berkesinambungan. InsyaAllah akuisisi ini tidak salah alamat karena diberikan kepada Muhammadiyah,” ujarnya.
Haedar menambahkan, Muhammadiyah memiliki tradisi mengelola amal usaha secara profesional, modern, dan sistematis sehingga aset yang diamanahkan dapat berkembang secara berkelanjutan.
Ia juga menilai penandatanganan kerja sama dengan PT Agrinas Palma Nusantara menjadi wujud sinergi strategis antara Muhammadiyah dan pemerintah yang telah terjalin sejak sebelum Indonesia merdeka.
“Muhammadiyah bersama komponen bangsa yang lain, selalu berjuang di garis depan untuk membangun bangsa dan negara melalui bidang-bidang keahlian kita dalam payung besar dakwah,” ungkapnya.
Menurut Haedar, kolaborasi tersebut diharapkan melahirkan berbagai program strategis yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Rektor UMSU Akrim mengatakan akuisisi STIKes Indah Medan menjadi jawaban atas kebutuhan UMSU untuk membangun ekosistem pendidikan kedokteran yang lebih lengkap dan terintegrasi.
“Kami percaya ini adalah proses yang kami jalani dengan penuh dinamika,” ujarnya.
Akrim menjelaskan seluruh aset yang diakuisisi, mulai dari lahan, gedung, hingga fasilitas pendukung lainnya, telah siap dikembangkan sebagai bagian dari UMSU.
“Seluruh mahasiswa, dosen dan karyawannya sangat terbuka dan berbahagia untuk menjadi bagian dari UMSU di bawah persyarikatan Muhammadiyah,” katanya.
Ia menegaskan UMSU akan terus meningkatkan kualitas pendidikan dan kompetensi lulusan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan setelah proses akuisisi selesai.
Terkait kerja sama dengan PT Agrinas Palma Nusantara Persero, Akrim menyebut kolaborasi tersebut diharapkan membuka lebih banyak peluang magang, riset, dan penyerapan lulusan.
“UMSU menantikan kerja sama lanjutan dengan PT Agrinas Palma Nusantara. Kami berharap kerja sama ini dapat membuka peluang magang bagi mahasiswa serta kesempatan kerja bagi para alumni UMSU,” ujarnya.
Saat ini UMSU merupakan salah satu perguruan tinggi Muhammadiyah terbesar di Indonesia. Dengan pengembangan kompleks kampus yang mencapai sekitar 24,6 hektare, akuisisi STIKes Indah Medan diharapkan semakin memperkuat posisi UMSU sebagai pusat pendidikan tinggi kesehatan di Sumatera Utara sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan.