Nasyiatul ‘Aisyiyah Serukan Dialog dan Kepekaan dalam Sikapi Dinamika Politik

Nasyiatul ‘Aisyiyah Serukan Dialog dan Kepekaan dalam Sikapi Dinamika Politik
Media Gathering jelang Tanwir II Nasyiatul ‘Aisyiyah periode 2022–2026, Rabu (3/9). Foto: Istimewa.

TVMU.TV - Pimpinan Pusat Nasyiatul ‘Aisyiyah (PPNA) menyampaikan pernyataan sikap dan keprihatinan menyikapi dinamika politik dan gelombang demonstrasi terbaru yang terjadi di Indonesia

Windarti selaku Sekretaris II PPNA mengatakan, demonstrasi yang berlangsung bukan hanya menyangkut soal Undang-Undang Perampasan Aset atau isu teknis lainnya, melainkan menyangkut persoalan mendasar yaitu tentang keadilan sosial dan penderitaan rakyat.

Dia berharap pemerintah  lebih sensitif terhadap jeritan publik dan memastikan penanganan demonstrasi tidak menimbulkan korban, apalagi pada kelompok-kelompok marjinal dan sipil yang tidak bersalah.

“Ada hal penting terkait ketidakadilan dan kesengsaraan yang sebetulnya pemerintah harus sensitif akan permasalahan itu,” kata Windarti dalam agenda Media Gathering jelang Tanwir II Nasyiatul ‘Aisyiyah periode 2022–2026, Rabu (3/9).

Selain itu, Windarti juga menjelaskan bahwa dalam Tanwir II ini, Nasyiatul ‘Aisyiyah akan merekomendasi hal-hal strategis dan praktis untuk dijadikan acuan bagi pemerintah dalam menentukan kebijakan.