PCIM Britania Raya Jalin Kerja Sama dengan Kemitraan dengan East London Mosque
TVMU.TV - Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Britania Raya dan Irlandia bersama Keluarga Islam Indonesia di Britania Raya (KIBAR) menjajaki peluang kerja sama strategis dengan East London Mosque (ELM), salah satu pusat kegiatan Islam terbesar dan paling berpengaruh di Inggris.
Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat program sosial, pendidikan, dan pemberdayaan komunitas, sekaligus meningkatkan kontribusi diaspora Indonesia di Inggris.
Pertemuan yang berlangsung di kawasan Whitechapel, London, pada Rabu (17/6/2026), menjadi langkah awal dalam membangun kemitraan berkelanjutan antara Muhammadiyah sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia dan East London Mosque yang selama ini dikenal aktif dalam pelayanan keagamaan, pendidikan, dan sosial masyarakat Muslim di Inggris.
Delegasi Muhammadiyah diterima langsung oleh Chief Executive Officer East London Mosque, Junaid Ahmed, didampingi Head of Programmes and Maryam Centre, Sufia Alam. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas berbagai peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan secara konkret di masa mendatang.
Ketua PCIM Britania Raya dan Irlandia, Ince Dian, mengatakan kerja sama ini memiliki potensi besar untuk memperluas kontribusi Muhammadiyah di tingkat internasional sekaligus memperkuat peran diaspora Indonesia dalam kehidupan sosial masyarakat Inggris.
“Tentu ini membuka peluang kerja sama yang semakin luas dalam bidang pendidikan, kesejahteraan sosial, serta penguatan kontribusi diaspora Indonesia bagi masyarakat Inggris,” ujar Ince.
Sejumlah agenda strategis menjadi fokus pembahasan, di antaranya program pendampingan bagi warga lanjut usia, pertukaran akademisi dan cendekiawan Indonesia-Inggris, serta pengembangan pendidikan berbasis nilai-nilai keislaman dan kemasyarakatan.
Menurut Ince, pengalaman panjang Muhammadiyah dalam mengelola amal usaha di bidang pendidikan, kesehatan, dan pelayanan sosial dapat menjadi modal penting untuk membangun program-program kolaboratif yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Muslim di Inggris.
“Muhammadiyah memiliki pengalaman panjang dalam pengelolaan pendidikan, kesehatan, dan kegiatan sosial yang mana ini menjadi dasar bagi pengembangan program bersama di Inggris,” katanya.
Selain berdialog dengan pimpinan East London Mosque, delegasi PCIM Britania Raya dan Irlandia juga mengunjungi Barakah Khan Visitor Gallery. Fasilitas tersebut menjadi pusat edukasi yang menampilkan sejarah perkembangan East London Mosque dan kontribusinya bagi komunitas Muslim di Inggris selama puluhan tahun.
Ince berharap komunikasi yang telah terjalin dapat segera ditindaklanjuti dalam bentuk program nyata yang memberikan manfaat luas bagi umat dan masyarakat.
“Kami berharap dialog yang telah dimulai dapat ditindaklanjuti dalam bentuk program konkret yang memberikan manfaat bagi umat dan masyarakat,” tambahnya.
Pertemuan ditutup dengan kesepakatan untuk melanjutkan pembahasan teknis guna menyusun berbagai program kerja sama di bidang sosial, pendidikan, dan pemberdayaan komunitas secara berkelanjutan.
Kolaborasi ini dinilai sejalan dengan upaya Muhammadiyah memperluas jejaring internasional sekaligus memperkuat diplomasi sosial dan pendidikan melalui peran aktif diaspora Indonesia di berbagai negara.